Panggilan Kemenangan

Lapis-lapis Kebajikan: Panggilan Kemenangan Andai kata shalat boleh dilakukan dengan menggunakan Bahasa masing-masing, bukankah akan lebih mudah dikerjakan? Mengapa mesti dengan Bahasa Arab ? Apakah Tuhan hanya mengerti Bahasa Timur Tengah itu? Demikian sering tanda tanya ketidakpuasan mengental di hati sejumlah masyarakat yang gandrung Kembali kepada tradisi nenek moyang. Alkisah, seorang nenek dari Jawa Tengah […]

Pengemis Dan Si Kikir

Lapis-lapis Kebajikan: Pengemis Dan Si Kikir Sudah lama pengemis itu berdiri di depan sebuah rumah gedung yang mirip istana. Karena merasa terganggu, yang punya rumah menyuruh pelayannya untuk mengusir pengemis tersebut. Tetapi pengemis itu tidak bergeming dari tempatnya. Ia menjawab, “Saya datang tidak untuk disuruh pergi begitu saja, saya datang untuk bertemu dengan yang punya […]

Persilangan Yang Damai

Lapis-lapis Kebijakan Ramadhan: Persilangan Yang Damai Dalam sebuah tulisannyapada harian Kompas 14 Agustus 1984, M.A.W. Brouwer mengatakan bahwa jarak antara Katolik dan Prostestan sam jauhnya dengan jarak antara Roma dan Jenewa. Bukan saja dengan sikap ritual mereka di dalam gereja yang berbeda: Prostestan cukup berdiri atau duduk. Di Irlandia, jarak dan perbedaan jalan itu sering […]

Hikmah Limpahan Spiritual (warid)

Memahamihikmahwarid

Al-Hikam: Hikmah Limpahan Spiritual (warid) “Dia memberimu limpahan spiritual untuk menyelamatkan dari cengkraman bayang-bayang ciptaan dan membebaskanmu dari diperbudak benda-benda ciptaan.” ++++ PERTANYAKANLAH PADA dirimu, seberapa bisa engkau keluar dari pesona duniawi yang begitu memabukkan. Bila bukan karunia spiritual-Nya, engkau masih tetap terjebak pada tipuan dan kepalsuannya. Pertanyakan pula, seberapa kuat engkau membebaskan dirimu dari […]

Berkubang Di Air Keruh

Lapis-lapis Kebajikan: Berkubang Di Air Keruh Ya Allah, Apakah mayat-mayat akan bergelimpangan kembali dimana-mana? Seluruh umat Islam mengeluh cemas membayangkan betapa rahmat akan berubah menjadi laknat jika perpecahan bekecamuk lagi.Tanda-tanda makin terlihat dari kesibukan Khalifah Ali mengunjungi pasukannya di barak-barak mereka. Bahkan beberapa kesatuan yang berkemah di luar kota Madinah tidak lepas dari perhatiannya. Dan sampai […]

Terang Itu Akhirnya Datang

Lapis-lapis Kebajikan: Terang Itu Akhirnya Datang Barangkali tidak ada seribu orang yang mengenal desaku, Gondang Moga. Dan aku tidak perlu menceritakan sedikit pun kepada siapa saja. Sebab desaku kecil, terpencil, dan jalan menuju ke sana susah ditempuh. Dari Losari aku harus naik bus dulu selama tujuh jam. Di Cempaka Wulung aku mesti pindah naik Colt mini, […]

Para Pemula

Lapis-lapis Kebajikan Ramadhan: Para Pemula   Sa’ad bin Abi Waqqash sangat berbakti kepada Ibunya yang bernama Hamnah binti Sufyan bin Abi Umayyah. Ia tidak pernah mambangkang, apa pun yang dihendaki ibunya. Tiap pagi, bersama saudara-saudara yang lain, ia selalu makan sama-sama. Tetapi, hari itu wajah Sa’ad kelihatan muram. Ia telah mendengar, tokoh Quraisy yang sangat dipujanya, […]

Jangan Anggap Remeh Amal Kebaikanmu

Al-Hikam: Jangan Anggap Remeh Amal Kebaikanmu “Tidak ada amal yang lebih berpeluang diterima daripada amal yang tidak engkau sadari dan engkau pandang tak berarti.” JAGALAH HATIMU untuk selalu menganggap kecil amal perbuatan. Sebab, dengan demikian engkau terjaga dari kemungkinan berbelok dan tergoda pada pamrih duniawi. Biarkanlah perbuatan baikmu tumbuh dan berkembang secara alami, dalam siraman […]

Seri Romadhon (30)

Sejenak Pagi | Seri Romadhon (30) Bulan Romadhon akan meninggalkan kita, ada sisa waktu di akhir Romadhon, mari tetap semangat utk terus beribadah dan memperbaikinya. Siapa tahu di akhir ini kita menemukan Lailatul qadar. Al-Hafizh Ibnu Rojab berkata : Wahai hamba Alloh, Sesungguhnya bulan Romadhon ini akan segera berlalu. Dan waktu yang tersisa tinggal sedikit […]

Rencana Membunuh Kyai

Lapis-lapis Kebajikan: Rencana Membunuh Kyai Gelap makin kelam. Di antara sekian kali pengadangan, malam inilah yang terasa paling menegangkan. Setiap keresak dedaunan atau ranting yang jatuh seolah hendak mengungkit kami untuk cepat-cepat menghindar dari tempat terkutuk itu. Sebentar lagi mobil kiai keluar dari tikungan. Kalau nanti mobil itu telah memasuki jembatan, berarti perkelhian akan terjadi. […]