Kultum#22 Dahsyatnya Sedekah Di Bulan Ramadhan

Kultum, sajian ceramah pendek 7 menit dalam mengisi antara shalat isya' dan tarawih. Kami siapkan untuk antum, untuk insiprasi dikala buntu tidak tahu mau memberikan tentang. Kami sajikan 30 seri.

Kultum#22 Dahsyatnya Sedekah Di Bulan Ramadhan 

 

الْحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ الْمُصْطَفَى وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الصِّدْقِ وَالْوَفَاءِ أَمَّا بَعْدُ

 

Jamaah yang berbahagia,

Di bulan Ramadhan ini, Allah telah memberikan berbagai keistimewaan yang tidak ada di luar bulan Ramadhan. Berbagai pahala dilipatgandakan dan pintu-pintu kebaikan dibuka.Termasuk di dalamnya adalah pintu sedekah. Sedekah di bulan Ramadhan,selain lebih dianjurkan, juga memiliki berbagai keutamaan dan kelebihan yang sungguh luar biasa. Rasulullah adalah orang yang paling tahu tentang hal itu. Oleh karenanya,beliau sangat terlihat sekali kedermawanannya ketika datang bulan Ramadhan. Dikatakan oleh Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah adalah orangyang palingdermawan.Beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-Qur’an. Kedermawanan Rasulullah melebihi angin yang berhembus.”(HR. Bukhari).

Bulan Ramadhan merupakan momen yangsangat istimewa sehingga Rasulullah lebih dermawan dari bulan-bulan lainnya.Bahkan kedermawanan Rasulullah  digambarkan melebihi angin yang berhembus. Menurut penjelasan Ibnu Hajar al-‘Asqalâni dalam Fathul Bâri, gambaran ini menunjukkan bahwa Rasulullah  ketika bersedekah sangat ringan dan cepat aaiam memberi, tanpa banyak berpikir, sebagaimana angin yang berhembus cepat. Selain itu, juga memiliki nilai manfaat yang besar, bukan asal memberi, serta terus-menerus, sebagaimana angin yang baik dan bermanfaat adalah angin yang berhembus terus-menerus.

Kaum muslimin wal muslimat yang dirahmati Allah,

Berangkat dari teladan Rasulullah bersedekah di bulan Ramadhan tentu lebih dahsyat dibanding sedekah di bulan lainnya. Di antara kedahsyatan tersebut adalah: Pertama;Berkumpulnya berbagai kemuliaan, antara lain puasa, sedekah,dan shalat malam, yang menjadi jaminan untuk mendapatkan surga.Sebagaimana sabda Rasulullah,

 

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ غُرْفَةً يُرَى ظَاهِرُهَا مَنْ بَاطِنِهَا وَبَاطِنُهَا مِنْ ظَاهِرِهَا أَعَدَّهَا اللَّهُ لِمَنْ أَلْآنَ الْكَلَامَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَتَابَعَ الصِّيَامَ وَصَلَّى بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامُ

 

“Sesungguhnya di surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar. Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata lembut, bersedekah makanan, berpuasa, dan shalat di kala kebanyakan manusia tidur.” (HR. at-Tirmidzi).

Kedua; dimudahkan dan dilipatgandakan pahalanya,minimal 10 sampai 700 kali lipat. Bahkan Allah berhak untuk melipatgandakan lagi sesuai kehendak Allah. Sebagaimana Allah sebutkan dalam surat al-Baqarah, ayat 261, “Allah melipatgandakan(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas(karunia-Nya)lagi Maha Mengetahui.”Walaupun lipatan pahala ini juga dapat didapatkan di luar Ramadhan, namun bulan Ramadhan akan memberikan suasana tersendiri.Orang mudah terdorong untuk berbuat kebaikan, karena Allah telah membukakan pintu-pintu kebaikan.

Kaum muslimin wal muslimat yang berbahagia,

Termasuk dalam keistimewaan sedekah di bulan Ramadhan adalah tambahan pahala puasa dari orang lain. Rasulullah bersabda, “Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikit pun mengurangi pahalanya.” (HR. at-Tirmidzi). Memberikan sedekah buka puasa ini cidak harus mahal dan·istimewa. Misalnya cukup dengan: beberapa butir korma atau bahkan hanya segelas air, sebagaimana telah diriwayatkan:Rasulullah  biasa berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma segar). Jika, tidak ada, maka dengan beberapa tamr (kurma kering). Jika tidak ada, maka dengan beberapa teguk air.”(HR.Ahmad).

Salah satu contoh pengamalan hadis di atas adalah tradisi masyarakat di Mesir, di mana setiap datang bulan puasa, gang-gangjalan di Mesir akan dipenuhi tempat-tempat yang disediakan untuk perbuka puasa. Bahkan sering terjadi antara satu tempat dengan tempat yang lain saling berebut orang yang mau berbuka puasa. Semua ini dilandasi kesadaran mereka untuk membantu sesama, juga karena mencari keutamaan pahala memberi buka puasa. Kita tentu berharap semoga tradisi semacam ini bisa merambah sampai ke Indonesia, sehingga tidak ada lagi cerita orang yang tidak mampu puasa karena tidak ada makanan untuk sahur dan buka.[]

Masukkan kata pencarian disini