Senyum Peluk Abuya

Mengakhirkan Allah

Kisah ini dituturkan oleh Muhammad Anwar Zaini, jamaah persyadha. Kisah bercerita ketika awal beliau berdakwah ketika mengalami kesulitan di medan dakwah

Nyenengno Uwong

Mengakhirkan Allah

Saat ke Jawa, tiada yang lebih indah selain meluapkan kerinduan itu pada Abina. Masih ingat teringat jelas kisah saat saat indah membersamai Abina.

Doa Abi

Mengakhirkan Allah

Doa Abi dikisahkan oleh Prof Nizar Sejak Al Kayyis di awali penerimaan santri baru tahun 2011, Alhamdulillah Abi sudah lima kali sambang al Kayyis yang kelima persemian gedung dan pembukaan pesantren mahasiswi tanggal 11 Agustus 2018. Meskipun kehadiran Abi lima kali tapi hampir disetiap kegiatan-kegiatan al Kayyis, Abi hadir dalam doa. Semua kehadiran Abi memberikan […]

Abi, Antum Ka Abuya

Mengakhirkan Allah

Ana yakin masing-masing dari kita semua mempunyai pengalaman spiritual yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya.Hal ini pernah ana alami dengan pencarian yang begitu panjang. Berawal setelah boyong dari pesantren tahun 1996 kuputuskan untuk melanjutkan mencari ilmu di lembaga pendidikan Islam.Kemudian setelah lulus, ana melanjutkan lagi mencari ilmu di perguruan tinggi Islam. Semua ana […]

Berkah Memijit dan Mencukur

Mengakhirkan Allah

Saya sangat berbahagia ketika diberi kesempatan mengabdi menjadi tukang mijit dan tukang cukurAbina. Mungkin yang sekarang mijit Abi ketika wirid habis shalat, dengan memegang kaki tangan beliau.

Sendiko Dawuh

Mengakhirkan Allah

Udara dingin Pujon ba’da Shubuh menjadikan kulit pecah-pecah. Saat mentari masih malu berlari, para santri Pujon baru usai ta’lim tafsir al-Qur’an. Bergegas para santri melanjutkan tugas sesuai amanah masing-masing. Saat itu Sang Murabbi memanggilku. Sesegara mungkin kami sowan beliau. “Mam, kemarin Bu Nursiami, istri (almarhum) Pak Amin Tampa bersama asatidzah Al-Azhaar Tulungagung moro mrene. Mereka […]

Menyiapkan Kamar untuk Santri

Mengakhirkan Allah

Abi Ihya’ sampai di Pujon sekitar jam 03.00 dini hari. Saat beliau sampai di Pondok, bukannya langsung istirahat. Ternyata beliau masih sibuk membersihkan kamar tidur dan menyiapkan sprei, bantal, selimut, dan minuman di ruang kamar tamu yang dulu rumahnya Pak Wahid. Setelah selesai bersih-bersih, saya dan istri pun dibangunkan supaya pindah tidurnya di kamar tamu yang sudah disiapkan oleh Abi Ihya’

Ojo Lali Marang Asalmu lan Noto Niatmu

Mengakhirkan Allah

Menjadi sosok pelajar yang berkiprah dan aktif di jalan dakwah menjadi azzam saya selepas SMA. Saat duduk di klas 2 SMAN 11 Surabaya, saya menjadi anggota Sie Kerohanian Islam  (SKI) yang hampir setiap pekan ikut kajian keislaman di daerah Pucang Surabaya yang diasuh oleh alumni SKI dari ITS dan Unair. Mereka menanamkan dasar-dasar semangat untuk […]

Layaknya Seorang Ayah

Mengakhirkan Allah

Zidnia Nuron Imanan Ummi Hajar itu namaku. Ketika 20 tahun yang lalu beliau memberiku nama yang sangat indah dan bermakna. Aku anak dari kedua orang tuaku, santri tulennya Nurul Haromain. Abiku Ust. Sumadi atau dan Umiku Ustz. Is’adiyah Utami. Keduanya mendidikku dengan sangat baik. Mengasihi, merawat, dan mengajariku segalanya bagaimana menjadi pribadi yang baik. Nikmat […]

Tanggapnya dalam Kesulitan

Mengakhirkan Allah

Dalam acara pernikahan putri ketiga kami, seperti sebelumnya undangan telah hadir. Abi dan saudara-saudara Jama’ah Persyada, saudara-saudara kami, saudara-saudara pihak besan, para tetangga dan teman-teman dekat sudah banyak yang hadir. Dalam acara ini, Abi telah kami minta untuk memimpin do’a setelah proses ijab qabul. Karena jam yang ditentukan sudah terlewati ± 25 menit lebih, tetapi […]

Masukkan kata pencarian disini