Khutbah Jum’at: Persiapan Menuju Kematian

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN
kematian

Khutbah Jum’at: PERSIAPAN MENUJU KEMATIAN

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Hadirin Jamaah Jum’ah hafidhokumullah

Pada khutbah kali ini tema yang akan khatib sampaikan adalah tentang “Persiapan Menuju Kematian”

Setiap yang bernyawa pasti merasakan kematian. Entah itu raja, presiden, professor, doktor, konglomerat, cepat atau lambat akan mengalami kematian. Suka atau tidak suka.

Ketika kematian itu tiba, semua yang kita miliki tidak berarti apa-apa, hilang dan sirna tanpa bekas sedikitpun. Rumah yang bertahun-tahun kita bangun dengan biaya ratusan juta, kendaran mewah yang harganya milayaran rupiah, emas permata yang bertumpuk-tumpuk, tabungan deposito di bank triliyunan, kantor mewah tempat bekerja dan orang-orang yang kita cintai, semua itu kita tinggalkan, tidak dapat membantu kita samasekali. Hanya iman dan amal shalih selama di dunia yang kita bawa mati menghadap Alloh.

Baca juga: Khutbah Jum’at – Tiga Hal Tidak Boleh Bosan

Semakin kuat kualitas keimanan kita dan semakin banyak amal shalih yang kita lakukan, niscaya semakin besar peluang kita, wafat dalam keadaan khusnul khatimah. Lawan dari khusnul khatimah adalah su’ul khatimah. Wafat dalam su’ul khatimah adalah kematian yang buruk dalam proses sakaratul maut yang sangat menyakitkan bagaikan ditusuk pedang 300 kali, demikian sabda Nabi  

Ketika iman dan amal shalih ini menyertai di dalam kubur, maka kubur itu akan menjadi tempat yang sangat nikmat, nyaman, enak, dan menyenangkan, bagaikan taman di antara taman surge (raudhah min riyadhil Jannah). Demikian juga ketika bangkit dari kubur untuk dikumpulkan di padang mahsyar akan mendapatkan naungan di atas terik matahari yang sangat dahsyat  di atas kepala kita. Dan puncaknya orang yang memiliki iman dan amal shalih akan masuk surga Firdaus dengan kenikmatan yang tiada tara, kekal abadi di dalamnya. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Kahfi ayat 107-108:

نَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا خَالِدِينَ فِيهَا لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًا

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya.”

Menurut ayat tersebut, imbalan orang-orang yang beriman dan beramal shalih adalah surga Firdaus yang diperjuangkan ketika di dunia. Dengan demikian dapat kita pahami, bahwa betapa berharganya yang namanya iman dan amal shalih.

Hadirin Jamaah Jum’ah hafidhokumullah

Kata iman dan amal shalih seringkali kita membaca dan mendengarnya, namun kebanyakan tidak memahaminya secara mendalam. Sehingga kita tidak mengganggapnya sebagai sesuatu yang sangat penting.

Baca juga: Khutbah Jum’at – Hidup Sebenarnya Di Dunia

Memang untuk memahami secara mendalam memerlukan pengkajian secara intensif dan berkesinambungan. Karena iman itu bersifat abstrak (tidak terlihat), tapi dapat kita rasakan keberadaanya dengan menyakini bahwa Alloh adalah satu-satunya Tuhan di jagad raya ini.

Untuk dapat menyakini bahwa Alloh adalah satu-satunya Tuhan mesti belajar ilmu Aqidah/Tauhid seperti memahamin 20 sifat wajib bagi Alloh, ditambah dengan asmaul husna yang berjumlah 99 beserta dalil-dalil untuk memperkuatnya, baik dalil naqli maupun dalil aqli. Selanjutnya iman yang sudah dipahami tadi mesti dibuktikan dalam bentuk amal shalih. Amal shalih itu adalah segala macam perbuatan yang dinilai baik, benar, dan positif, dan sesuai dengan ajaran islam.

Iman kita akan diakui keberadaanya jika dibuktikan dalam bentuk amal dan shalih. Sebaliknya amal shalih kita akan diterima oleh Alloh bila didasari rasa iman di dalam hati. Jadi antara iman dan amal shalih tidak boleh dipisah, karena memiliki keterkaitan erat antara keduanya.

Selagi nafas masih ada, mari kita perkuat iman kita dengan ketaatan dan ketundukan kepada Alloh terhadap semua ketentuan syariat agama agar menjadi amal shalih yang bernilai ibadah yang besar pahalanya, sehingga kelak kita diperkenankan masuk ke dalam surga Firdaus dengan rahmat Alloh semata, seperti yang dijanjikan dalam surat Al-Kahfi ayat 107-108 di atas.

Semoga khutbah Jum’at yang singkat ini menjadi pengingat yang sangat berharga untuk mempersiapkan datangnya kematian yang tiba-tiba, dan semoga kematian kita nanti tergolong khusnul khatimah. Aamiin.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ  فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah Jum’at: PERSIAPAN MENUJU KEMATIAN ditulis oleh M. Ayyub Syafii, Kepala Data & Informasi Persyada Al-Haromain Pusat.

Artikel Terbaru

eNHa TV

Masukkan kata pencarian disini