Sejenak Pagi #426 | Berapa Harga Anak Kita?

Sejenak Pagi #426 | Berapa Harga Anak Kita? Berapa harga anakmu? Bingung pasti… Karena nilai anak tak bisa diukur dengan materi, tak ternilai..! Tapi benarkah anak itu tak ternilai? Kadang atau mungkin sering kali anak bernilai sangat rendah di mata orang tua.. Kadang dia lebih rendah dari sebuah guci kristal. Ketika guci itu pecah […]
Sejenak Pagi #425 | Masalah itu hadiah

Sejenak Pagi #425 | Masalah itu hadiah Hadiah, Suatu ketika ada seorang ibu yang berkonsultasi ke dokter tentang bayinya ” Dok, saya ini punya masalah serius dengan bayi saya. Kenapa ya dok, bayi saya itu kok sukanya menangis. Bangun tidur menangis, habis buang air menangis, minta minum menangis. Menangisnya kenceng banget lagi,” keluh sang ibu. […]
Sejenak Pagi #424 | Belajar Menerima Apa Adanya

Sejenak Pagi #424 | Belajar Menerima Apa Adanya Menerima, Ketika SUSAH baru tersadarkan apa arti dari BAHAGIA. Ketika KEHILANGAN, baru tersadarkan arti dari MEMILIKI. Ketika SAKIT, baru tersadarkan arti dari KESEHATAN. Ketika BERPISAH, baru tersadarkan arti dari KEBERSAMAAN. Ketika KONDISI KURANG, baru tersadarkan arti dari indahnya WAKTU ADA. Sangat disayangkan, “KESADARAN” itu selalu datang […]
Sejenak Pagi #423 | Salah dan Dosa

Sejenak Pagi #423 | Salah dan Dosa Salah dan Dosa, Manusia itu cenderung terjatuh dalam kesalahan, dan dosa Dan Alloh Ta’ala Maha pengampun bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya Bila engkau lihat ada saudara atau sahabatmu yang terjatuh dalam maksiat, maka nasehatilah dengan cara yang baik bukan mencelanya serta membuka aibnya. Rasulullohu shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang menjelek-jelekkan saudaranya karena suatu dosa, maka ia tidak akan mati kecuali mengamalkan […]
Sejenak Pagi #422 | Antara Engkau, Dia Dan Alloh

Sejenak Pagi #422 | Antara Engkau, Dia Dan Alloh Dia Dan Alloh, Bila engkau baik hati, bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih. Tapi bagaimanapun, berbaik hatilah. Bila engkau jujur dan terbuka serta amanah, mungkin saja orang lain akan menipumu. Tapi bagaimanapun, jujur dan terbuka, serta amanahlah. Bila engkau mendapat ketenangan dan kebahagiaan, […]
Sejenak Pagi #421 | Setetes madu jatuh di atas tanah

Sejenak Pagi #421 | Setetes madu jatuh di atas tanah Setetes madu, Datanglah seekor semut kecil, perlahan-lahan dicicipinya madu tersebut. Hmmm… manis. Lalu dia beranjak hendak pergi. Namun rasa manis madu sudah terlanjur memikat hatinya. Dia pun kembali untuk mencicipi lagi, sedikit saja. Setelah itu barulah dia akan pergi. Namun, ternyata dia merasa tidak […]
Sejenak Pagi #420 | 8 Nasehat Lukman untuk anaknya

Sejenak Pagi #420 | 8 Nasehat Lukman untuk anaknya Nasehat Lukman, Satu-satunya manusia yang bukan Nabi, Dan juga bukan pula Rosul, tapi kisah hidupNya diabadikan dalam AL-Qur an, Dia adalah Lukman Al-Hakim, Kenapa, tak lain karna hidupNya penuh hikmah, Suatu hari ia pernah menasehati anaknya tentang hakikat hidup, “Anakku, jika makanan telah memenuhi […]
Sejenak Pagi #419 | Istana Papan, Istana Terakhir-Mu

Sejenak Pagi #419 | Istana Papan, Istana Terakhir-Mu Istana Papan, Hiduplah engkau dengan kemewahan. Habiskan waktumu untuk umbar hawa nafsu. Tinggallah engkau di istana emas dan perak. Dan banggakan dirimu di hadapan manusia. Seolah engkau hidup selamanya. Namun bila saat waktunya telah tiba. Saat ruhmu dipaksa keluar dari jasad yang hina dan engkau terbujur […]
Sejenak Pagi #418 | Keutamaan Membaca Al Qur’an

Sejenak Pagi #418 | Keutamaan Membaca Al Qur’an Beberapa keutamaan membaca Al Qur`an sebagai berikut : Manusia yang terbaik Dari `Utsman bin `Affan, dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda : “Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari) Dikumpulkan bersama para Malaikat Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasululloh Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda […]
Sejenak Pagi #417 | Tanda-Tanda Orang yang Bersyukur

Sejenak Pagi #417 | Tanda-Tanda Orang yang Bersyukur. Orang yang Bersyukur, Mengakui dan Menyadari Bahwa Alloh Ta’ala Telah Memberinya Nikmat Orang yang bersyukur senantiasa menisbatkan setiap nikmat yang didapatnya kepada Alloh Ta’ala. Ia senantiasa menyadari bahwa hanya atas takdir dan rahmat Alloh semata lah nikmat tersebut bisa diperoleh. Sedangkan orang yang kufur nikmat senantiasa lupa […]

