Persyadha Al Haromain | Nasehat Lukman

Sejenak Pagi #420 | 8 Nasehat Lukman untuk anaknya

Sejenak Pagi #420 | 8 Nasehat Lukman untuk anaknya

Nasehat Lukman, Satu-satunya manusia yang bukan Nabi, Dan juga bukan pula Rosul, tapi kisah hidupNya diabadikan dalam AL-Qur an,

 

Dia adalah Lukman Al-Hakim, Kenapa, tak lain karna hidupNya penuh hikmah, Suatu hari ia pernah menasehati anaknya tentang hakikat hidup,

 

“Anakku, jika makanan telah memenuhi perutmu, maka akan matilah pikiran dan kebijaksanaanMu, Semua anggota badanmu akan malas untuk melakukan ibadah, dan hilang pulalah ketulusan dan kebersihan hati, Hanya dengan hati bersih manusia bisa menikmati lezatNya berdzikir”

 

“Anakku, kalau sejak kecil engkau rajin belajar dan menuntut ilmu, Dewasa kelak engkau akan memetik buahNya dan menikmatiNya”

 

“Anakku, ikutlah engkau pada orang-orang yang sedang menggotong jenazah, jangan kau ikut orang-orang yang hendak pergi ke pesta pernikahan,

Karna jenazah akan mengingatkan engkau pada kehidupan yang akan datang, Sedangkan pesta pernikahan akan membangkitkan nafsu duniamu”

 

“Anakku, aku sudah pernah memikul batu-batu besar, aku juga sudah mengangkat besi-besi berat,

Tapi tidak pernah kurasakan sesuatu yang lebih berat daripada tangan yang buruk perangaiNya”

 

“Anakku, aku sudah merasakan semua benda yang pahit, Tapi tidak pernah kurasakan yang lebih pahit dari kemiskinan dan kehinaan”

 

Nasehat Lukman, “Anakku, aku sudah mengalami penderitaan dan bermacam kesusahan, Tetapi aku belum pernah merasakan penderitaan yang lebih susah daripada menanggung hutang”

Baca Juga : Sejenak Pagi #419 | Istana papan, Istana Terkahirmu

“Anakku, sepanjang hidupku aku berpegang pada delapan wasiat para nabi,

 

Kalimat bijak itu adalah,

 

  1. Jika kau beribadah pada Alloh Ta’ala, jagalah pikiranmu baik-baik,

 

  1. Jika kau berada di rumah orang lain, maka jagalah pandanganmu,

 

  1. Jika kau berada di tengah-tengah majelis, jagalah lidahmu,

 

  1. Jika kau hadir dalam jamuan makan, jagalah perangaimu,

 

  1. Ingatlah Alloh Ta’ala selalu,

 

  1. Ingatlah maut yang akan menjemputMu,

 

  1. Lupakan budi baik yang kau kerjakan pada orang lain,

 

  1. Lupakan semua kesalahan orang lain terhadapmu,

 

Jika saudara dan sahabatku menemukan kesalahan dalam ketikanku/risalah ini, semua itu semata-mata datangnya dari saya pribadi.

Dan jika ada kebenarannya, maka itu datangnya dari Alloh Ta’ala, maka AMBILAH.

 

Alhamdulillah hari jum’at hadir kembali, mari membaca surat al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.

 

Semoga kita bisa senantiasa mengingat Alloh Ta’ala dikala duduk, berdiri dan berbaring. Semoga bisa istiqomah membaca al Qur’an, senantiasa positif dalam tutur, berfikir dan berbuat.

 

Nasehat Lukman, Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin