Taushiyah Syahriyah Mei 2026: Doa untuk Keamanan Negeri
“Dari doa tersebut, Abi mengajak jamaah membacanya untuk mendoakan negara Indonesia agar senantiasa aman, begitu pula dengan negeri-negeri kaum muslimin.”

SURABAYA, PERSYADHA – Setelah terakhir kali diselenggarakan pada Bulan Januari 2026, Taushiyah Syahriyah hadir kembali pada Bulan Mei kali ini. Di Sentra Dakwah Al Haromain, Ketintang, Gayungan, Surabaya, Taushiyah dimulai sejak pukul 08.00 Waktu Indonesia Barat pada Hari Ahad (10/5/2026). Taushiyah kali ini memang dilaksanakan di Ahad kedua sesuai surat edaran yang diterbitkan Yayasan Persyada Al Haromain.
Jadikanlah Negeri Ini Aman
Pada Taushiyah Syahriyah Mei ini, Abi K.H. M. Ihya Ulumiddin memberikan judul nashroh dengan “Robbi Ij’al Hadza Al-Balada Aminan (Ya Allah, Jadikanlah Negeri Ini Aman)”. Kalimat tersebut merupakan penggalan dari doa Nabi Ibrohim alaihissalam yang termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqoroh ayat 126 serta Surah Ibrohim ayat 35. Secara teks, di dalam kedua ayat tersebut terdapat perbedaan redaksi kata “balad” pada Surah Al-Baqoroh dan”al-balad” pada Surah Ibrohim. Meski begitu, keduanya merujuk pada maksud yang sama yakni Kota Makkah. Abi menjelaskan jika “balad” bermakna Mekkah sebelum kota suci tersebut didiami penduduk tetap, sementara “al-balad” bermakna Mekkah setelah menjadi kota yang stabil.
Lihat juga: Siaran Taushiyah Syahriyah Mei 2026
Dari doa tersebut, Abi mengajak jamaah membacanya untuk mendoakan negara Indonesia agar senantiasa aman, begitu pula dengan negeri-negeri kaum muslimin. Di dalam nashrohnya, Abi juga menyinggung bagaimana pengaruh seorang pemimpin suatu negeri. Bagaimana ia menjalankan agama, maka rakyat senantiasa mengikuti. Sementara itu, seorang pemimpin akan sangat dipengaruhi oleh bithonah-nya, yaitu orang-orang yang ada di lingkaran dekatnya. Hal itu sesuai dengan hadits, “Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya”. Berdasarkan kondisi tersebut, penting bagi seorang pemimpin untuk memilih bithonah.

Penyaluran Hasil Kelola Wakaf Uang
Di akhir taushiyah, Abi mengajak jamaah berdoa bersama-sama agar diberikan keadaan yang lebih baik yang memberikan ketenangan. Setelah taushiyah, Nazhir Wakaf Uang Yayasan Persyada Al Haromain secara simbolik menyalurkan hasil kelola wakaf uang yang selama ini terkumpul. Dana hasil kelola tersebut disalurkan untuk mendukung kegiatan dakwah dan santunan duafa. Momen tersebut menunjukan komitmen Nazhir untuk senantiasa mengelola wakaf uang untuk kemanfaatan umat.
Kontributor: TI Haryadi






