Taushiyah Syahriyah Desember, Abi Membahas Tentang Cinta
“Terkait ahlulbait, Abi mengutip pendapat Imam Syafi’i yang menyebutkan bahwa mencintai ahlul bait merupakan suatu kewajiban.”

SURABAYA, PERSYADHA – Ahad pagi (1/12/2024), Persyarikatan Dakwah Al Haromain mengawali hari pertama di bulan Desember ini dengan menyelenggarakan Taushiyah Syahriyah bersama Abi K.H. M. Ihya Ulumiddin. Di bawah suasana langit Surabaya yang berawan, jamaah berdatangan menuju Sentra Dakwah Al Haromain Ketintang, Surabaya yang merupakan tempat berlangsungnya taushiyah. Stand Anshoriyah dan Al Ghina langsung menyambut para jamaah dengan produk-produk UMKM-nya.
Taushiyah Syahriyah dimulai dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an oleh Ustadz Khusnun Nadhor, Ketua Far’i Gresik. Setelahnya, pembacaan Fawatih dan Dzikir Jama’i masing-masing dipimpin oleh Ustadz Abdulloh Hadirin Khodim Ma’had Barokah At-Tahdzib Kediri dan K.H. Munir Maliki Khodim Ma’had An-Nurony Magetan. Begitu pembacaan Dzikir Jama’i selesai, Abi segera dipersilahkan pembawa acara menyampaikan taushiyahnya yang berjudul “Al-Hubb: Asasu Kholqi Hadza al-Kaun” dan diterjemahkan menjadi “Cinta: Dasar Penciptaan Alam Raya”.

Pengertian Cinta
Abi memulai taushiyah dengan menyebutkan hadits-hadits yang menggunakan kata hubb atau cinta. Salah satunya hadits yang menjelaskan jika amal yang paling dicintai Alloh adalah amal yang dilakukan secara rutin meski sedikit. Abi juga menjelaskan tentang apa itu cinta. “Cinta adalah mengerti secara detil (mendalam) tentang obyek yang dicintai”, begitu jelas Abi sebagaimana termuat di dalam nasroh Taushiyah. Mencintai Alloh berarti memahami/ma’rifat pada Alloh.
Lihat Video: LIVE Taushiyah Syahriyah Desember 2024 Surabaya
Cinta adalah syarat utama ketundukan kepada Alloh. Tanpa kenal dan cinta, tidak ada kepatuhan melaksanakan ibadah. Konsekuensi berikutnya dari cinta kepada Alloh adalah mencintai yang juga dicintai Alloh. Mereka di antaranya yakni Nabi, ahlulbait, sahabat, ulama, dan orang-orang solih.
Terkait ahlulbait, Abi mengutip pendapat Imam Syafi’i yang menyebutkan bahwa mencintai ahlul bait merupakan suatu kewajiban. “Ahlulbait adalah yang paling mengerti shohibulbait (Nabi Muhammad)” jelas Abi. Sedanggakan dalam menanggapi kondisi akhir-akhir ini dengan banyaknya fitnah kepada ahlulbait, Abi meminta jamaah agar menjaga diri dan tidak ikut masuk dalam lingkaran fitnah tersebut.
Kegiatan Persyadha
Seusai taushiyah Abi, beberapa kegiatan Yayasan diumumkan kepada jamaah oleh Naqib Markazi, Dr. Soehardjoepri, M.Si. Dari Ma’had Nurul Haromain, saat ini Ma’had sedang membuka pendaftaran pesantren kilat bagi anak-anak setingkat SD dan SMP. Kegiatan tersebut direncanakan diselenggarakan pada akhir tahun di mana saat itu bertepatan waktu libur sekolah.
Untuk kalangan remaja dan mahasiswa, Farghob yang merupakan wadah alumni Pesantren Liburan Mahasiswa (PLM) kali ini membuka pendaftaran peserta PLM ke-15. Acara tersebut direncanakan diselenggarakan selama sepekan di bulan Januari 2024. Sementara itu, Kaifa Tusholli Center (KTC) disebutkan sedang membuka pendaftaran pelatihan guru Kaifa Tusholli. Ini merupakan penyelenggaraan ketiga kalinya oleh KTC.
Kontributor: TI Haryadi






