SIROH NABAWIYAH (29)

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN

Sejenak Pagi | SIROH NABAWIYAH (29)
Jamuan Makan Buat Kerabat

Tidak ada yang lebih dicintai Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam daripada kaum kerabatnya sendiri.
Setelah tiga tahun , turunlah firman Alloh Ta’ala yang memerintahkan agar beliau berdakwah kepada kerabatnya.

“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat. Dan rendahkanlah dirimu kepada mereka yang mengikutimu, yaitu orang- orang yang beriman. Kalaupun mereka tidak mau juga mengikutimu, katakanlah, ‘Aku lepas tangan dari segala perbuatan kamu. ‘Dan bertawakallah kepada Alloh Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang.”
(Q.S. Asy Syu’ara, 26: 214-217)

Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam mengundang makan keluarga besar beliau. Mereka pun datang.

“Muhammad, beri aku arak!” seru seorang paman beliau yang bernama Zubair.

Namun, Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam hanya menyuguhkan susu. Setelah mereka makan, Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam berdiri dan berkata, “Saya tidak melihat ada seorang manusia di kalangan Arab yang dapat membawa sesuatu ke tengah tengah masyarakat lebih baik dari yang saya bawakan kepada kamu sekalian ini. Kubawakan kepada kamu dunia dan akhirat yang terbaik. Alloh telah menyuruhku mengajak kamu sekalian. Siapa di antara kamu yang mau mendukungku?”

Setelah sesaat terpesona, semua orang menggerutu dan bangkit hendak pulang. Namun, mereka kembali terperangah ketika Ali bin Abu Thalib yang masih remaja bangkit seraya berseru lantang, “Rasululloh, saya akan membantumu! Saya adalah lawan siapa saja yang engkau tentang !”

Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam menepuk bahu Ali sambil berkata kepada yang lain, “Inilah saudara saya, pembantu, dan pengganti saya. Ikuti dan patuhilah dia!”

Mendadak, tawa hadirin pun meledak. Seseorang berkata kepada Abu Thalib, “Ia memerintahkan engkau supaya mendengar dan mematuhi perintah anakmu sendiri!”

Kemudian, semua orang bubar begitu saja. Tidak seorangpun di antara para undangan yang tertawa terbahak-bahak itu menyadari bahwa beberapa di antara mereka akan ditebas Ali dalam Pertempuran Badar, 14 tahun kemudian, sebagai bukti bahwa Ali memang bersungguh-sungguh dengan kata katanya itu.

Catatan:
Walid bin Mughirah
Pada awal kenabian, ada seorang bernama Walid bin Mughirah. Ia mempunyai dua sahabat yang merupakan penyair hebat. Dengan syair syairnya, mereka berusaha menjelek-jelekan Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam.
Dengan syair, Walid bin Mughirah bagai menggunakan koran, televisi, dan radio pada zaman sekarang.

Referensi:
Kitab Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam Teladanku

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.com
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Masukkan kata pencarian disini