SIROH NABAWIYAH (20)

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN

Sejenak Pagi | SIROH NABAWIYAH (20)
Mencintai Anak-Anak

Sejak masa mudanya, Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam amat mencintai anak-anak. Sewaktu pulang dari Perang Badar, beliau mengajak Usamah, putra Zaid bin Haritsah, naik unta bersama. Saat itu, Usamah berusia 10 tahun.

Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam adalah kakek yang penyayang. Beliau sangat sering bermain dengan cucu cucunya. Beliau membiarkan Umamah, putri Zainab dan Abu Al Ash, menarik-narik jubah saat beliau sedang sholat.
Bahkan, Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam membiarkan Umamah menunggangi punggung ketika beliau juga sedang shalat.

Suatu hari, Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam pernah berkumpul dengan para istrinya. Beliau menggendong Umamah sambil mengeluarkan seuntai kalung.

“Kalung ini akan kuberikan kepada orang yang paling aku cintai,” kata Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam sambil memandang istrinya satu per satu.

Para istri Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam saling memandang dengan memendam rasa berdebar. Siapakah di antara mereka yang akan mendapatkan kalung itu?
Ketika Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam melihat candanya mengena, sambil tersenyum, beliau memberikan kalung itu kepada Umamah.

Pada saat lain, Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam pernah dikencingi seorang bayi sampai baju beliau basah. Ibu sang anak merenggut anaknya dari gendongan Rasululloh Sholallohu ‘Alahi Wasallam dengan keras. Melihat hal itu, Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam langsung berkata, “Air kencing ini bisa dibersihkan, tetapi hati seorang anak yang dipukul akan tetap terluka.”

Setelah itu, beliau pun melaksanakan shalat tanpa berwudhu lagi. Beliau hanya mencipratkan air pada pakaian yang terkena kencing.

Ada seorang anak yang sering dikunjungi oleh Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam. Suatu saat, anak itu tampak murung karena burung peliharaannya lepas. Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam pun segera datang dan membuat anak itu tersenyum kembali.
Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam juga banyak menghabiskan waktu bermain dengan anak anak kaum Muslimin yang lahir di negeri hitam Habasyah.
Beliau tersenyum melihat mereka mengucapkan kata kata dalam bahasa Habasyah yang terdengar lucu.

Catatan:
Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam punya kuda kesayangan.
Kuda itu berwarna coklat dengan belang putih di dahi. Keempat kakinya pun berwarna putih dari lutut ke bawah.

Referensi:
Kitab Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam Teladanku

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.com
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Masukkan kata pencarian disini