Shalat Nishfu Sya’ban

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN
bersujud

Pertanyaan:

 

Pada pertengahan bulan sya’ban, menurut buku yang pernah saya baca, setelah maghrib disunnahkan shalat nisfu sya’ban. Namun ada orang yang melarang melakukan shalat tersebut karena tidak ada tuntunannya. Agar jelas dan puas mohon diberi penjelasan.

 

Abdul Azis, Jl Made Karyo Lamongan

 

Abi Ihya’ menjawab:

 

Ada sekian hadits yang menerangkan kemuliaan malam nifsu sya’ban. Seperti hadits yang diriwayatkan Thabarani dan Ibnu Hibban berikut ini:

 

 يطَّلِعُ اللهُ إلى جَمِيْعِ خَلقِه ليلةِ النِّصفِ مِن شعبانَ فيغفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِه إلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشاحِنٍ

 

Sesungguhnya Allah memperhatikan seluruh makhlukNya pada malam nifsu sya’ban dan memberikan pengampunan bagi seluruh makhlukNya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.(HR Thabarani Ibnu Hibban)

 

Secara global hadits-hadits yang menerangkan kemuliaan malam nifsu sya’ban derajat haditsnya dlaif (lemah) seperti dikatakan Ibnu Rajab Al Hanbali. Sementara sebagiannya dianggap shahih oleh Ibnu Hibban. Apapun, persoalan kemuliaan bulan sya’ban ini berkaitan erat dengan keutamaan beramal (fadhoilul a’mal). Bukan persoalan tauhid. Maka, sekian banyak ahli hadits berpendapat hadits dlaif dalam hal keutamaan beramal boleh dijalankan. Jadi memuliakan malam nifsu sya’ban, seperti dengan shalat sunnah boleh-boleh saja. Hanya saja tidak usah dikatakan shalat nifsu sya’ban, misalnya “saya shalat sunnah nifsu sya’ban”, karena memang tidak ada tuntunannya. Jadi cukup di malam Nishfu Sya;ban shalat malam seperti biasa. Bedanya, malam nishfu Sya’ban penuh dengan keutamaan, penuh dengan nafahat (hembusan rahmat) Allah yang semestinya harus kita sambut dengan melakukan ibadah kepadaNya. Dan di antara ibadah yang utama adalah shalat malam.[]

Masukkan kata pencarian disini