Sejenak Pagi
Seri Romadhon (7)
HAL-HAL YANG MEMBATALKAN PUASA
1️⃣ Alloh Ta’ala berfirman:
“…dan makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam (fajar), kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam…”
(QS. Al-Baqarah : 187).
2️⃣Dari Abu Hurairah ra.: bahwa sesungguhnya nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda :
“Barangsiapa yang terlupa, sedang dia dalam keadaan puasa, kemudian ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya. Hal itu karena sesungguhnya Alloh hendak memberinya karunia makan dan minum”
(Hadits Shahih, riwayat Al-Jama’ah kecuali An-Nasai).
3️⃣Dari Abu Hurairah ra. bahwa sesungguhnya Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda :
“Barang siapa yang muntah dengan tidak sengaja, padahal ia sedang puasa – maka tidak wajib qadha (puasanya tetap sah), sedang barang siapa yang berusaha sehinggga muntah dengan sengaja, maka hendaklah ia mengqadha (puasanya batal)”
(HR. Abu Daud & At-Tirmidziy)
4️⃣Diriwayatkan dari Aisyah ra ia berkata : “Disaat kami berhaidh (datang bulan) dimasa Rasulullah Sholallohu ‘Alaihi Wasallam kami dilarang puasa dan diperintah untuk mengqadhanya dan kami tidak diperintah untuk mengqadha sholat.”
(HR.Al-Bukhari-Muslim)
5️⃣Diriwayatkan dari Hafshah, ia berkata : Telah bersabda Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam, “Barang siapa yang tidak berniat untuk puasa (Romadhan) sejak malam, maka tidak ada puasa baginya.”
(HR.Abu Daud)
6️⃣Telah bersabda Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam : “Bahwa sesungguhnya semua amal itu harus dengan niat”
(HR.Al-Bukhari-Muslim)
7️⃣Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. ia berkata : Sesungguhnya seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah Sholallohu ‘Alaihi Wasallam : Ya Rasululloh saya terlanjur menyetubuhi istri saya (di siang hari) padahal saya dalam keadaan puasa (Romadhan), maka Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda : Punyakah kamu seorang budak untuk dimerdekakan ? Ia menjawab : Tidak. Rasulullah Sholallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda : Mampukah kamu puasa dua bulan berturut-turut ? Lelaki itu menjawab : Tidak. Beliau bersabda lagi : Punyakah kamu persediaan makanan untuk memberi makan enam puluh orang miskin ? Lelaki itu menjawab : Tidak. Lalu beliau diam, maka ketika kami dalam keadaan semacam itu, Rasululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam datang dengan membawa satu keranjang kurma, lalu bertanya : dimana orang yang bertanya tadi ? ambilah kurma ini dan shadaqahkan dia. Maka orang tersebut bertanya : Apakah kepada orang yang lebih miskin dari padaku ya Rasulullah ? Demi Alloh tidak ada diantara sudut-sudutnya ( Madinah ) keluarga yang lebih miskin daripada keluargaku. Maka Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam lalu tertawa sampai terlihat gigi serinya kemudian bersabda : Ambillah untuk memberi makan keluargamu”
(HR.Al-Bukhari-Muslim)
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
Wallahu A’lam Bisshawab
Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.
Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.
@sejenakpagi.official
www.sejenakpagi.info
😊❤👍







