Sejenak Pagi | Membayar Uang Parkir

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN

Sejenak Pagi Membayar uang parkir

Cerita ini tentang seorang kakek yang motornya sedang diparkirkan di sebuah tempat parkir. Ketika kakek tersebut hendak mengambil kendaraannya ia kemudian didekati oleh seorang petugas.

“Maaf Pak, parkir motornya dua ribu.”

“Sebentar ya,” si kakek merogoh saku celananya , “berapa tadi?”

“Dua ribu Pak.”

Sang kakek akhirnya menemukan uang yang dicari, kemudian selembar dua ribuan itu diberikan kepada si tukang parkir, tetapi wajahnya tiba-tiba berubah menjadi pucat.

“Maaf Pak, ada apa dengan uang ini? Apa Bapak tidak punya uang lagi? Tidak apa-apa Pak tak perlu bayar lagi jika begitu.”

“Bukan. Bukan. Saya mendadak teringat kepada dosa-dosa saya sendiri,”

“Maksudnya Pak?”

“Ini lihatlah, motor saya hanya singgah sebentar di sini, lalu dijaga dan diawasi baik-baik agar tidak hilang, saya harus membayar biaya parkirnya,” sejenak ia menghela napas dan binar matanya mulai basah.

“Lalu bagaimana dengan diri saya ini? Bukankah dunia juga hanya tempat singgah? Saya sudah lama singgah di dunia ini dan Alloh Ta’ala menjaga dan mengawasi saya sehingga sampai hari ini saya masih sehat. Lalu mengapa saya tidak pernah membayarnya kepada Alloh Ta’ala?”

Akhirnya tumpah juga air matanya meleleh ke pipi. Sang kakek benar-benar tersentuh dengan kejadian ini.

“Saya menyesal sekarang. Sejak dulu saya jauh dari ibadah kepada Alloh, padahal Alloh yang selama ini memberi penjagaan sebaik-baiknya kepada saya. Ya Alloh, saya bertaubat kepadaMu.”

“Sesungguhnya perumpamaanku dan perumpamaan dunia ini ialah seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon, ia singgah (sesaat) kemudian meninggalkannya.”
(HR.Ahmad, Tirmidzi)

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.”

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Masukkan kata pencarian disini