Sejenak Pagi | Keutamaan Menjaga Lisan (7-9)

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN

Sejenak Pagi | Keutamaan Menjaga Lisan (7-9)

7⃣ Menghindari sifat keras hati
Keutamaan menjaga lisan selanjutnya adalah untuk menghindari sifat keras hati. Umumnya seseorang yang banyak berbicara dan suka mengumbar-umbar perkataan dosa, hatinya dipenuhi dengan penyakit. Mereka itu orang-orang yang berhati keras. Tidak mudah menerima nasehat. Bahkan jika mendengar firman Alloh (Al-Quran) hatinya sama sekali tak bergetar. Naudzubillah mindzalik.

Dari Ibnu Umar ra., katanya: “Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Janganlah engkau semua memperbanyak kata, selain untuk berzikir kepada Alloh Ta’ala, sebab sesungguhnya banyaknya pembicaraan kerasnya hati dan sesungguhnya sejauh – jauh manusia dari Alloh ialah yang berhati keras, yakni enggan menerima petunjuk baik.”
(HR. At Tirmidzi)

Baca Juga: Keutamaan Menjaga Lisan (1-6)

8⃣ Menyelamatkan diri dari dosa
Selain menunaikan sholat, puasa dan mengaji, cara lain untuk menyelamatkan diri dari dosa serta azab kubur yakni dengan menjaga lisan. Daripada mengunjing atau membicarakan sesuatu yang tak bermanfaat, akan lebih baik jika kita diam serambi memperbanyak istighfar.

Dari ‘Uqbah bin ‘Aamir, dia berkata, “Aku bertanya, wahai Rasulalloh, apakah sebab keselamatan?” Beliau menjawab, “Kuasailah lidahmu, hendaklah rumahmu luas bagimu dan tangisilah kesalahanmu”
(HR. Tirmidzi)

9⃣ Diangkat derajatnya oleh Alloh Ta’ala
Menjaga lisan dengan memperbanyak mengingat Alloh Ta’ala, berdizikir, mengucap asma-asma Alloh Ta’ala dan berucap kebaikan-kebaikan akan membuat kita diridhai oleh Alloh Ta’ala. Dan Alloh Ta’ala juga akan meninggikan derajat seseorang yang mampu menjaga lisannya.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra, bahwasahnya Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wassalam “Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat dari apa yang diridhai Alloh yang dia tidak menganggapnya (bernilai) ternyata Alloh mengangkat derajatnya karenanya.”
(HR. Al-Bukhari).

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍

Artikel Terbaru

eNHa TV

Masukkan kata pencarian disini