Sejenak Pagi | Jangan mencela waktu
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda:
“Jangan mencela ad dahr (waktu), karena Alloh adalah ad dahr”
(HR. Muslim).
⠀
Maksud dari “Alloh adalah ad dahr” dijelaskan dalam hadits lain. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda:
⠀
“Jangan mencela ad dahr (waktu), karena Alloh ‘azza wa jalla berfirman: Aku adalah ad dahr, siang dan malam adalah kepunyaan-Ku, Aku yang memperbaharuinya dan membuatnya usang. Dan Aku pula yang mendatangkan para raja yang saling bergantian berkuasa”
(HR. Ahmad).
⠀
Faedah dari hadits ini adalah terlarangnya mencela waktu. Seperti mengatakan “hari ini hari apes”, “malam yang terlaknat”, “bulan depan bulan sial”, “bulan Safar bulan sial”, “sialan tau-tau udah sore”, dan semisalnya.
⠀
Karena yang membolak-balik waktu dan yang menguasainya adalah Alloh Ta’ala. Mencela waktu berarti mencela Alloh Ta’ala secara tidak langsung.
Wallahu a’lam.
Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin
www.sejenakpagi.info
@ sejenakpagi.official
😊❤👍







