Sejenak Pagi | Romadhon Segera pergi
Alhamdulillah kita masih di sepuluh hari terakhir Romadhon, ada catatan utk kita renungkan.
Walau sering dikatakan istimewa namun perlakuan kita tak luar biasa.
Oleh-olehku nyaris tak kita sentuh.
Alquran hanya dibaca sekilas, kalah dengan update status smartphone dan tontonan.
Shalat tak lebih khusyu, kalah bersaing dengan ingatan akan lebaran.
Tak banyak kita minta ampunan, karena sibuk menumpuk harta demi THR dan belanjaan.
Malam dan siang kita tak banyak dipakai berbuat kebajikan, kalah dengan bisnis yang sedang panen saat Romadhon.
Tak pula banyak kita bersedekah, karena khawatir tak cukup buat mudik dan liburan.
Aku seperti tamu yang tak diharapkan.
Hingga, sepertinya tak kan menyesal kita kutinggalkan.
Padahal aku datang dengan kemuliaan, seharusnya tak pulang dengan kesiaan.
Percayalah, Aku pulang belum tentu kan kembali datang…
Sehingga seharusnya kita menyesal telah menelantarkan.
Masih ada beberapa hari lagi kita bersama, Semoga kita sadar sebelum aku benar-benar pulang.
“Karena TIDAK ADA JAMINAN umur kita akan bertemu lagi, di Romadhon yg akan datang”
Semoga disisa Romadhon ini kita bisa mengoptimal ibadah (sholat, sodaqoh dll nya) dan memperoleh lailatur qodar.
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
Wallahu A’lam Bisshawab
Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.
Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin
youtube.com/@djoeprichannel
sejenakpagi
😊❤👍







