Penutupan ABS Tajribiyah ke-32: Perpisahan Bukanlah Kesedihan

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN

Penutupan ABS Tajribiyah ke-32: Perpisahan Bukanlah Kesedihan

“Di desa ini, para santri menyelenggarakan kegiatan dakwah seperti pengajaran Al-Qur’an dan majelis sholawat. Mereka juga mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat.”

Sejumlah Masyarakat menghadiri Penutupan ABS Tajribiyah ke-32 di Desa Selorejo, Sambeng, Lamongan pada hari Selasa (1/10/2024). (TIH)

LAMONGAN, PERSYADHA – Usai sudah santri-santri Ma’had Pengembangan dan Dakwah Nurul Haromain berkhidmah di Desa Selorejo, Kecamatan Sambeng, Lamongan dengan ditutupnya kegiatan Amal Bakti Santri ke-32 pada Selasa malam (1/10/2024). Mereka akan kembali ke Ma’had esok harinya dengan meninggalkan jejak fisik maupun non-fisik di Selorejo. Jejak yang sangat membekas bagi masyarakat di sana.

Lihat Video: LIVE Penutupan ABS Tajribiyah ke-32

Selama dua pekan sebelumnya, santri-santri berkhidmah kepada masyarakat Selorejo dalam kegiatan yang disingkat ABS Tajribiyah ke-32 tersebut. ABS adalah program Ma’had untuk melatih santri terjun langsung berdakwah dan berkhidmah di masyarakat. Di dalam dunia kampus, istilah ini sering disebut Kuliah Kerja Nyata/KKN.

Apa itu ABS?

Ketua Yayasan Persyada Al Haromain Dr. H. Soehardjoepri, M.Si. memberikan sambutan pada acara Penutupan ABS Tajribiyah ke-32 di Desa Selorejo, Sambeng, Lamongan pada hari Selasa (1/10/2024). (TIH)

Ada dua kategori ABS yang diselenggarakan Ma’had, yakni ABS Tajribiyah dan ABS Kubro. ABS Tajribiyah sebagaimana yang baru saja selesai di Desa Selorejo diperuntukan bagi santri-santri angkatan baru/junior. Para santri sengaja dilatih sejak dini agar mengenal medan dakwah dan memahami fungsi pembinaan yang diberikan Ma’had. Sementara itu, ABS Kubro diikuti seluruh santri Ma’had. Durasi kegiatannya lebih lama dari ABS Tajribiyah. Tempat ABS juga berganti-ganti. Pengurus Satu Atap Ma’had biasanya mengumpulkan beberapa opsi tempat untuk kemudian diseleksi dan disowankan kepada Abi.

Rofi, peserta sekaligus ketua ABS Tajribiyah edisi ke-32 ini menyampaikan bahwa Desa Selorejo dipilih setelah pada tahun 2020 sempat diajukan sebagai lokasi ABS Kubro. “Pada saat itu (tahun 2020), sudah dilakukan survei, bahkan sudah ketemu dengan Kepala Desa. Namun, setelah sowan ke Abi, Probolinggo ditetapkan sebagai lokasi ABS Kubro.”

Selorejo, sentra tembakau

Pendopo Desa Selorejo yang menjadi lokasi Penutupan ABS Tajribiyah ke-32 di Desa Selorejo, Sambeng, Lamongan pada hari Selasa (1/10/2024). (TIH)

Selorejo merupakan salah satu sentra tembakau di Kabupaten Lamongan. Sebagian besar masyarakat menggantungkan penghidupannya pada pertanian tembakau baik sebagai petani maupun buruh panen, pengeringan, ataupun pengepakan. Meski jauh dari kota, perekonomian Selorejo cukup maju. Salah satunya berkat pertanian tembakau tersebut. Terbukti, sepanjang perjalanan menuju lokasi penutupan ABS Tajribiyah di Kantor Kepala Desa Selorejo, sebagian besar rumah warga sudah memiliki mobil pribadi.

Di desa ini, para santri menyelenggarakan kegiatan dakwah seperti pengajaran Al-Qur’an dan majelis sholawat. Mereka juga mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat. Sementara untuk anak-anak, para santri menyelenggarakan Festival Anak Islam (FAIS) yang melombakan kemampuan adzan, baca Qur’an, dan pidato. Kegiatan tersebut turut didukung oleh Lazis Al-Haromain dan Pesantren Al-Imdad, salah satu cabang Ma’had Nurul Haromain di sana.

Rofi menuturkan jika para santri juga terjun langsung membantu kegiatan panen tembakau. “Warga di sini (kalau masa panen) kerjanya dari jam empat sore sampai subuh. Jadi, teman-teman (ketika membantu) terkadang sungkan jika jam sepuluh malam sudah izin pulang”, katanya sambil tersenyum mengingat pengalaman uniknya tersebut.

Penutupan ABS Tajribiyah ke-32

K.H. Ahmad Muhammad Ali Imron Al Hanafi memberikan taushiyah pada Penutupan ABS Tajribiyah ke-32 di Desa Selorejo, Sambeng, Lamongan pada hari Selasa (1/10/2024). (TIH)

ABS Tajribiyah kali ini ditutup dengan pengajian umum bersama K.H. Ahmad Muhammad Ali Imron Al Hanafi, salah satu putra asli Lamongan yang berguru kepada Abuya di Rushaifah, Mekah. Beliau juga masih keponakan Abi K.H. M. Ihya Ulumiddin. Di dalam taushiyahnya, K.H. Ahmad meyampaikan pentingnya mengikuti guru yang jelas nasab ilmunya dan tersambung kepada Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam.

Momen penutupan tersebut juga dihadiri Ketua Yayasan Persyada Al Haromain, Dr. H. Soehardjoepri, M.Si., Kepala Desa Selorejo, dan tokoh-tokoh agama setempat.

Sejumlah anak bermain pasir ajaib di lapak pedagang pada acara Penutupan ABS Tajribiyah ke-32 di Desa Selorejo, Sambeng, Lamongan pada hari Selasa (1/10/2024). (TIH)

Masyarakat yang hadir pada malam itu cukup banyak yang menandakan antusiasme pada kegiatan ABS Tajribiyah kali ini. Selain itu, banyak pula pelaku UMKM yang menjajakan berbagai jenis makanan dan minuman. Ada gorengan, pentol, minuman dalam kemasan, dan minuman instan. Ada pula berbagai permainan anak seperti kereta-keretaan, pasir ajaib, dan mewarnai gambar.

K.H. Ahmad sempat menyampaikan jika penutupan ini hanya perpisahan badan saja. Santri dan masyrakat tidak boleh bersedih. Justru harus berbahagia. Para santri telah mengenalkan dakwah, maka setelah perpisahan, waktunya masyarakat yang berbahagia menyongsong dan mencari ilmu syariat Nabi.

 

Kontributor: TI Haryadi

Masukkan kata pencarian disini