Pembelahan Dada

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN
Rasulullah

Sejenak Pagi | SIROH NABAWIYAH (48) Pembelahan Dada

Peristiwa itu terjadi tidak lama setelah keluarga Halimah kembali ke pedalaman. Saat itu umur Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam belum lagi genap tiga tahun.
Hari itu, Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam kecil ikut menggembalakan kambing bersama saudara-saudaranya. Tiba-tiba salah seorang putra Halimah datang berlari-lari sambil menangis.

“Ada apa?” Tanya Halimah dan suaminya panik.

“Saudaraku yang dari Quraisy itu! Dia diambil oleh seorang laki-laki berbaju putih. Dia dibaringkan. Perutnya dibelah sambil dibalik-balikkan!”

Halimah dan Harits segera berlari mencari Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam.
Mereka menemukan anak itu sedang sendiri.
Wajah Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam pucat pasi. Halimah dan suaminya memperhatikan wajah Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam baik-baik.

“Apa yang terjadi padamu, Nak?” tanya mereka.

“Aku didatangi oleh seorang laki-laki berpakaian putih.
Aku dibaringkan lalu perutku dibedah. Mereka mencari sesuatu di dalamnya. Aku tak tahu apa yang mereka cari.”

Tanpa bertanya lagi Halimah segera membawa Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam pulang. Hatinya dipenuhi kecemasan.

“Aku takut Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam didatangi dan digoda oleh jin” kata Halimah kepada suaminya.

“Lebih baik kita membawanya kembali ke Mekah,” jawab Harits

Percakapan dengan Aminah

Karena kejadian itu, Halimah kembali ke Mekah dan menyerahkan Nabi Muhammad Sholalohu ‘Alaihi Wasallam kepada ibunya. Aminah menerima kedatangan mereka dengan rasa heran,

“Mengapa engkau mengantarkannya kepadaku, wahai ibu susuan? Padahal sebelumnya engkau meminta ia tinggal denganmu?”

“Ya,” jawab Halimah,

“Alloh Ta’ala telah membesarkan Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam. Aku sudah menyelesaikan apa yang menjadi tugasku. Aku merasa takut karena ada banyak kejadian terjadi padanya. Jadi, ia aku kembalikan kepadamu seperti yang engkau inginkan.”

“Sebenarnya, apa yang terjadi?” tanya Aminah, “berkatalah dengan benar kepadaku.”

Halimah terdiam sejenak, lalu bercerita dengan rasa berat, “Ada dua orang berbaju putih membawanya ke puncak bukit. Mereka membelah dan mengeluarkan sesuatu dari dalam dadanya.”

Setelah berkata demikian, Halimah mengangkat wajahnya memandang Aminah, tetapi ia terkejut melihat wajah Aminah demikian tenang.

“Apakah engkau takut setanlah yang mengganggunya?” tanya Aminah.

Halimah mengangguk,
“Itulah sebenarnya yang membuatku khawatir sehingga cepat-cepat mengembalikannya kepadamu.”

Aminah menarik napas.
“Demi Alloh,” katanya,
“Setan tidak akan mendapatkan jalan untuk masuk ke dalam jiwa Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam.
Sesungguhnya, anakku akan menjadi orang besar di kemudian hari. Ketika aku mengandungnya, aku melihat sinar keluar dari perutku. Dengan sinar tersebut aku bisa melihat istana-istana Busra di Syam menjadi terang-benderang.
Demi Alloh, aku belum pernah melihat orang mengandung yang lebih ringan dan lebih mudah seperti yang kurasakan. Ketika aku melahirkannya, ia meletakkan tangannya di tanah dan kepalanya menghadap ke langit.”

Halimah mendengar semua itu dengan takjub. Aminah menyentuh tangan Halimah dan berkata lembut,

“Biarkan ia bersamamu dan pulanglah dengan tenang.”

Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam kecil pun kembali dibawa pulang. Namun, lagi-lagi terjadi sebuah peristiwa yang akhirnya membuat Halimah benar-benar kawatir dan mengembalikan Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam kepada ibunya.

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.com
@sejenakpagi.official
😊❤👍

Artikel Terbaru

eNHa TV

Masukkan kata pencarian disini