Peletakan Batu Pesantren Al-Ma’mur, Lahan Dakwah di Pandesari Bertambah
“Rencananya, pembangunan gedung kali ini ditujukan untuk menjadi pusat pendidikan formal pesantren.”

SURABAYA, PERSYADHA – Di bawah suasana berawan di Desa Pandesari, Pujon, Malang, masyarakat beserta perangkat desa membaca lantunan dzikir taksis yang dipimpin oleh Abi K.H. M. Ihya Ulumiddin. Turut hadir pula, pengurus Yayasan Persyada Al Haromain dan pengurus serta santri Ma’had Nurul Haromain, Pujon. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara peletakan batu pertama bangunan baru Pesantren Al-Ma’mur NH-92 pada hari Rabu (5/11/2025) di RT.10, RW.07, Dusun Krajan, Pandesari.

Peletakan batu kali ini menandai dimulainya pembangunan gedung baru milik Pesantren Al-Ma’mur yang diasuh Ustadz Abdur Rouf, alumni Ma’had Nurul Haromain, Pujon sekaligus alumni Rushaifah, Mekkah yang diasuh Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki. Sebelumnya, Pesantren Al-Ma’mur telah memiliki bangunan pesantren yang juga terletak Desa Pandesari, tepatnya di Dusun Gesingan yang berjarak 1 kilometer dari lokasi peletakan batu kali ini. Pesantren ini diresmikan pada 11 Juni tahun 2022 dan ditetapkan sebagai cabang Ma’had Nurul Haromain ke-92.
Tanah yang kini akan dibangun merupakan lahan wakaf yang terletak di pinggiran persawahan desa. Lahan tersebut diwakafkan Yanto, pemilik tanah yang juga jamaah taklim Abi Ihya. Rencananya, pembangunan gedung kali ini ditujukan untuk menjadi pusat pendidikan formal pesantren.

Lahan dakwah yang bertambah
Dengan dimulainya pembangunan gedung tersebut, maka menandai bertambahnya lahan dakwah di Desa Pandesari. Sebelumnya, tercatat lima lokasi di desa ini menjadi lahan dakwah dalam rupa pesantren cabang Ma’had Nurul Haromain. Kelimanya yaitu Ma’had Al-Ma’wa Nurul Haromain 3, Ribath Al-Hadi Nurul Haromain 66, Ma’had Al-Idroor Nurul Haromain 82, Ma’had Yudifa Nurul Haromain 88, dan Ma’had Al-Ma’mur itu sendiri.
Ustadz Mashur Farohi, Ketua Kemakhadan Yayasan Persyada Al Haromain dalam sambutan di acara peletakan batu pertama kali ini, mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan gedung baru sekaligus mendukung kegiatan dakwah dan pendidikan yang dijalankan nantinya. “Lokasi ini diharapkan menjadi pusat pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat”, ucapnya. Lembaga pendidikan yang didirikan memang ditujukan agar masyarakat lebih mudah mengakses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas masyarakat Pandesari.

Dalam pelatakan batu tersebut, semua hadirin diminta Abi untuk turut meletakkan batu di dasar pondasi gedung. Diawali dari Abi sendiri, kemudian diikuti Ammi Syihab, Kepala Desa, Pengurus Yayasan, wakif, dan para hadirin, tidak terkecuali jamaah putri dan para tukang. Seusai acara, semua hadirin dijamu Ustadz Rouf untuk beramah tamah.
Kontributor: TI Haryadi






