Orang-Orang Habasyah

Sejenak Pagi | SIROH NABAWIYAH (49) Orang-Orang Habasyah

“Kak, tunggu!” seru Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam sambil berlari menuruni bukit. Saat itu, usia Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam sudah 5 tahun. Ia sedang berlari mengejar saudara-saudaranya, yaitu anak-anak Halimah. Mereka sedang menggembala kambing.

“Ayo Muhammad kejar kami kalau bisa!” ujar Syaima, anak perempuan sulung Halimah sambil tertawa.

Anak-anak itu terus bermain. Diam-diam, ada beberapa orang Nasrani dari Habasyah sedang memerhatikan mereka.

“Lihat, Kak! Itu Ibu datang!” seru Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam.

Anak-anak menoleh. Mereka memekik senang melihat Halimah datang menjemput.
Namun, wajah Halimah tampak khawatir. Ia mencurigai beberapa bayangan yang sedang mengintai sambil berbisik-bisik di kejauhan. Hatinya makin berdebar ketika orang-orang Habasyah itu datang mendekat. Tanpa memedulikan dirinya, mereka langsung mendekati Nabi Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wasallam.
“Paman mau apa?” tanya Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam.

“Berbaliklah, Nak! Kami ingin melihat punggungmu!” perintah salah seorang dari mereka.

Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam membalikkan badan, lalu orang-orang Habasyah itu saling pandang dengan wajah terkejut. Tanpa berkata apa-apa lagi, mereka berbalik ke tempat semula dan kembali berunding berbisik-bisik.

“Kalian bermainlah lagi, Ibu akan mencari tahu apa yang mereka bicarakan!” kata Halimah kepada Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam dan saudara-saudaranya.

Diam-diam, Halimah mendekati tempat orang-orang Habasyah itu berada dan terkejut mendengar apa yang mereka katakan,
“Kita harus merampas anak ini dan membawanya kepada raja di negeri kita. Kita telah mengetahui seluk beluk tentang dia! Ada tanda di punggungnya yang meramalkan anak ini kelak akan menjadi orang besar.”

Diam-diam, Halimah menjauh,
“Aku harus melarikan Muhammad dari mereka sekarang juga!”

Tanda-Tanda Rasul Terakhir pada Injil
Orang-orang Nasrani Habasyah itu tahu bahwa seorang Rasul terakhir akan dibangkitkan dan mereka diperintahkan mengikutinya seperti yang tertera pada Injil di bagian Kitab Ulangan (18): 15-22,
“Bahwa seorang Nabi di antara kamu, dari antara segala saudaramu dan yang seperti aku ini, yaitu akan dibangkitkan oleh Tuhan Alloh-mu bagi kamu, maka dia haruslah kamu dengar.”

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.com
@sejenakpagi.official
😊❤👍