Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam Menghilang

Sejenak Pagi |

SIROH NABAWIYAH (50) Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam Menghilang

Halimah cepat-cepat mengajak Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam pergi, namun dari kejauhan orang-orang Habasyah itu terlihat bergegas mengikuti mereka. Untunglah Halimah mengenal daerah itu dengan baik, sehingga mereka bisa melepaskan diri dari kejaran orang-orang Habasyah walaupun dengan susah payah.

Tidak berapa lama kemudian, Halimah berkemas menyiapkan Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam untuk segera kembali ke Mekah.
Sedih sekali Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam harus berpisah dengan saudara-saudaranya. Syaima, Unaisah, dan Abdullah.

“Muhammad, jangan lupakan kami ya?” pinta Syaima dengan mata berkaca-kaca.

Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam mengangguk sambil memeluk mereka satu persatu. Kemudian, berangkatlah Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam meninggalkan dusun Bani Sa’ad dengan semua kenangan indah yang tidak akan pernah hilang dari benaknya seumur hidup.

Halimah mengelus kepala Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam penuh sayang,
“Bergembiralah, Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam. Engkau akan berjumpa dengan ibu dan kakekmu.”

Mekah pada malam hari sangat ramai ketika mereka tiba. Saat melalui kerumunan orang itulah, Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam terpisah dan hilang. Halimah kebingungan. Ia takut orang-orang Habasyah itu diam-diam masih mengikuti mereka dan mengambil kesempatan ini untuk menculik Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam.

Sambil menangis, Halimah mendatangi Abdul Muthalib, “Sungguh, pada malam ini, aku datang dengan Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam, namun ketika aku melewati Mekah Atas, ia menghilang dariku. Demi Alloh, aku tidak tahu di mana kini ia berada.”

Setelah memerintahkan orang untuk mencari, Abdul Muthalib berdiri di samping Ka’bah, lalu berdoa kepada Alloh Ta’ala agar Dia mengembalikan Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam kepadanya.

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

@sejenakpagi.official
😊❤👍