Sejenak Pagi | Menguap dan Bersin
Menguap Kerap terjadi ketika seseorang mengantuk. Mungkin, bagi sebagian orang, menguap dengan membuka lebar-lebar dianggap hal yang biasa. Bahkan, tak sedikit pula yang mengeluarkan suara yang keras ketika menguap.
Namun, dalam ajaran Islam, menguap bukanlah hal yang sepele. Umat Islam justru tidak boleh sembarangan saat menguap. Ada sikap yang mesti mereka lakukan ketika sedang menguap.
Nabi Muhammad Sholallohu ‘Alaihi Wasallam telah mengajarkan bagaimana adab ketika menguap. Sebab, menguap itu datangnya dari setan. Makanya ketika menguap, umat Islam dianjurkan untuk menutup mulut. Hal itu sudah dijelaskan dalam suatu hadis yang berbunyi,
“Kuapan (menguap) itu datangnya dari syaitan. Jika salah seorang di antara kalian ada yang menguap, maka hendaklah ia menahan semampunya”
(HR Al-Bukhari no. 6226 dan Muslim no. 2944)
Akan tetapi, lebih baik mana sih, menutup mulut dengan tangan kanan atau kiri?
Sebagian ulama menganjurkan untuk menutup mulut dengan tangan kiri. Ini karena menguap adalah keburukan, sehingga lebih didahulukan tangan kiri.
Selain dianjurkan untuk menutup mulut ketika menguap, umat Islam juga dianjurkan untuk tidak bersuara. Hal itu dikarenakan, suara yang keluar dari mulut kita saat menguap akan menjadi bahan tertawaan setan.
Menguap juga merupakan salah satu perkara yang dibenci oleh Alloh Ta’ala.
“Sesungguhnya Alloh menyukai bersin, dan tidak menyukai tasa’ub (menguap). Jika seseorang bersin maka ucapkanlah hamdalah, dan merupakan hak baginya terhadap setiap muslim yang mendengarnya untuk ber-tasymit. Adapun menguap, itu dari setan. Maka hendaknya ia menahannya sebisa mungkin. Jika ia menguap sampai mengeluarkan suara “hah”, maka setan pun tertawa.”
(HR Bukhari no. 6223, Muslim no. 2994)
Lantas, bagaimana jika menguap saat tengah melaksanakan ibadah sholat?
Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, menguap tanpa adanya usaha untuk menahannya atau menutupnya, atau juga mengeluarkan suara, maka hukumnya makruh. Pun, jika dilakukan ketika sholat, maka hukumnya tetap makruh.
Menguap ketika sholat merupakan salah satu bentuk upaya setan untuk mengganggu orang yang sedang sholat. Hal itu sudah tercantum dalam suatu hadis yang berbunyi,
“Jika kalian menguap dalam sholat maka tahanlah sebisa mungkin.”
(HR Muslim no. 2995)
Orang yang menguap dan tidak bisa menahannya ketika salat agar mulut tidak terbuka, maka ia boleh menggerakkan tangannya untuk menutupi mulutnya. Gerakan itu tidak membatalkan salat, tidak dilarang, dan tidak termasuk dalam larangan menutup mulut dalam salat.
Ketika salat pula, seseorang yang menguap, alangkah baiknya untuk menghentikan bacaan salatnya, lalu melanjutkannya kembali ketika sudah selesai menguap.
Sekarang sudah tahu, bagaimana hukum menguap ketika sholat maupun di luar sholat. Jadi, tahan sebisamu dan jika tidak tutuplah mulutmu dengan tangan kiri.
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
Wallahu A’lam Bisshawab
Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.
Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin
www.sejenakpagi.com
@sejenakpagi.official
😊❤👍







