Sejenak Pagi | Mengeluh kepada Alloh Ta’ala VS Mengeluhkan Alloh Ta’ala
Mengeluh kepada Alloh Ta’ala tidak mengapa bahkan ini adalah hal yang terpuji.
Ketika seseorang mengeluh kepada Alloh Ta’ala, maka sesungguhnya ini adalah salah satu bentuk tawakkal dalam menggantungkan segala permasalahannya kepada Alloh ta’ala.
Sedangkan mengeluhkan Alloh Ta’ala maksudnya adalah mengeluhkan takdir Alloh Ta’ala kepada manusia.
Inilah yang tercela, karena ini merupakan wujud ketidakridhoan terhadap takdir dan ketetapan Alloh ta’ala.
Nabi Yaqub AS berkata,
“Sesungguhnya hanyalah kepada Alloh aku mengeluh (mengadukan) kesusahan dan kesedihanku.”
(QS. Yusuf : 86)
As-Sa’di rahimahullah berkata,
“Mengeluh kepada Alloh tidaklah menafikan kesabaran, tapi yang menafikan kesabaran adalah mengeluh kepada makhluk.”
(Tafsir As-Sa’di hlm. 411)
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
Wallahu A’lam Bisshawab.
Ya Alloh, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang.
Dengan rahmat dan pertolongan Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).
Ya Alloh, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal, dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.
youtube.com/@djoeprichannel
sejenakpagi
😊❤️👍







