Manfaatkan Kesehatan Dengan Maksimal

Kita lahu betapa sehat itu sangat mahal. Berbagai cara manusia menjaga kesehatannya, mulai dari makan teratur, tidur teratur, berolah raga dan sebagainya. Tapi nyatanya kalau waktu datangnya sakit, tidak bisa dihindari.
kesehatan

Khutbah Jum’at: Manfaatkan Kesehatan Dengan Maksimal

Unduh khutbah Jum’at Ini.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَىٰ بِجَانِبِهِ ۖ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ كَانَ يَئُوسًا

Hadirin Jamaah Jum’ah hafidhokumullah

Puji dan syukur, Alhamdulillah marilah kita sampatkan kehadirat Allah Azza wajalla, pada kesempatan Jumat ini kita kembali dapat melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu shalat Jumat secara berjamaah di masjid yang kita cintai ini. Shalawat dan salam marilah kita sampaikan kepada uswatun hasanah kita yaitu baginda nabi besar Muhammadﷺ. Juga kepada segenap keluarga dan sahabatnya. semoga kita semua yang hadir di masjid ini kelak di hari qiyamat mendapatkan syafat dari Beliau. Aamiin.

Mengawali khutbah singkat pada kesempatan ini, sebagaimana biasa berwasiat kepada diri pribadi saya dan kepada seluruh jamaah, marilah kita bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarny takwa yaitu melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Hadirin Jamaah Jum’ah hafidhokumullah

Pada khutbah kali ini tema yang akan kami sampaikan adalah tentang “Manfaatkan kesehatan dengan maksimal”

Kita tahu betapa sehat itu sangat mahal. Berbagai cara manusia menjaga kesehatannya, mulai dari makan teratur, tidur teratur, berolah raga dan sebagainya. Tapi nyatanya kalaua waktu datangnya sakit, tidak bisa dihindari.

Sakit itu bagian dari sunnatullah yang berlaku bagi semua manusia. Oleh karena itu Nabi kita yang agung memberi warning dengan sabda Beliau:

وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكْ

“Pergunakan waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu”. (HR. aI-Hakim).

Biasanya banyak manusia kita saksikan ketika sehat menyia-nyiakan waktu dengan sesuatu yang tidak penting. Bermain kelewat batas, nongkrong-nongkrong dengan tujuan tidak jelas, begadang sampai pagi, bermain game hingga lupa waktu, bersantai-santai dan bersanda gurau sampai lupa ibadah kepada Allah. Ini semua adalah termasuk bagian dari sifat ghafilun (Ialai, lengah, lupa diri), sehingga tidak dapat memanfaatkan waktu dengan sesuatu yang bermakna.

Kesehatan yang kita merupakan amanah dari Allah dan kelak di akhirat akan ditanya digunakan untuk apa. Tentu kita ingin selama masih hidup di dunia, kesehatan dapat digunakan sebaik-baiknya untuk melakukan segala macam kebaikan. baik yang berhuhungan kepada Allah (hamblum minallah), maupun yang berhubungan kepada sesama manusia (hablum minannas). Karena kita tidak tahu penyakit apa yang akan kita alami suatu hari nanti. Bisa jadi penyakit stroke, diabetes, jantung, ginjal dan kita hanya bisa berdoa, semoga Allah seIalu memberi kesehatan untuk kita. Aamiin.

Jangan sampai kena sakit parah kita baru sadar.  Selama ini banyak menyia-nyiakan kesehatan. Kalau kita sakit, tidak mungkin dapat berbuat baik secara maksimal. Barulah kita sudar betapa nikmat sehat itu sangat berharga.

Hadirin Jamaah Jum’ah hafidhokumullah

Dalam hidup ini, agama Islam sangat rapi mengatur hidup manusia dalum segala bidang, haik Dalam bidang aqidah, akhlak, fiqih maupun muamalah. Hal ini bertujuan agar manusia disibukkan oleh sesuatu yang sangat baik dan positif. sehingga benar-benar manusia mampu menunjukkan eksistensi sebagai khalifah di muka bumi.

Alangkah bersyukurnya kita sebagai manusia dijadikan khalifah. Ini adalah amanah yang sangat mulia untuk kita. Diantara semua planet yang ada, bumi adalah tempat yang paling istimewa. Di bumi seluruh Nabi dan Rusul diutus. Di bumi semua kitab diturunkan. Di bumi segula karunia Allah dibentangkan. Di bumi semua makhluk diciptakan. Maka bumi ini membutuhkan khalifah untuk dapat mengelola, membangun, mengembangkan dan memanfaatkan hasil bumi seluas-luasnya untuk kemaslahatan seluruh makhluk yang tinggal di muka bumi.

Di antara semua makhluk yang ada, manusialah yang dipercaya menjadi khalifah (pemimpin, pengelola dan pengatur) bumi ini, sebagaimana disebutkan dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 30:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.”

Maka, mari kita gunakan semaksimal mungkin segenap potensi yung kita miliki untuk kebaikan dan kemakmuran hidup di muka bumi, selagi diberi badan yang sehat oleh Allah. Semoga semua pengabdian kita tercatat sebagai amal saleh besar pahalanya disisi Allah. Aamiin.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ  فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah Jum’at ini disusun oleh | Mohd. Ayub Syafii, Kepala Departemen Data & Informasi DPP Persyadha.

Artikel Terbaru

eNHa TV

Masukkan kata pencarian disini