Malas

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN

Sejenak Pagi | MALAS

Tidak sedikit diantara kita yg mepunyai sifat Malas.
Anggota tubuh lengkap, malas beribadah.
Sudah berkecukupan, malas umroh/haji, mengeluarkan sedekah dan zakat.
Sudah mempunyai mulut, malas berkata jujur dan benar, malah caci maki dstnya.

Sudah jadi pelajar atau mahasiswa, malas belajar, mewujudkan cita-citanya.
Banyak yg bisa dijadikan bisnis/dijual, malas bekerja.
Sudah ada kitab Al Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup, malas membaca, memahaminya, kapan mengamalkannya?
Banyak yg bisa ditolong, malas utk menolong.
Itulah yg terjadi di hamba Alloh Ta’ala, malas… malas… dan malas.

Dari Abu Umamah, Nabi Muhammad ﷺ bersabda,
“Sifat malu dan al ‘iyyu adalah dua cabang dari cabang-cabang keimanan. Sedangkan Al Badza dan Al Bayan adalah dua cabang dari cabang-cabang kemunafikan.”
Abu Isa berkata, Ini adalah Hadis Hasan Gharib. Ia berkata, Al ‘Iyy adalah sedikit bicara dan Al Badza adalah kata-kata yang keji, sedangkan Al Bayan adalah banyak bicara seperi para khotib-khotib yang memperpanjang dan menambah-nambahkan isi pembicaraan guna memperoleh pujian publik dalam hal-hal yang tidak diridhoi Alloh Ta’ala.”
(HR. Tirmidz)

Dari Abu Hurairah,
“Dari Abu Hurairah bahwa Rasululloh ﷺ bersabda, “Alloh Ta’ala meridhoi kalian karena tiga perkara dan membenci dari kalian tiga perkara. Meridhoi kalian jika kalian beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, kalian berpegang teguh terhadap tali agama Alloh Ta’ala secara bersama-sama dan saling menasehati terhadap orang yang Alloh Ta’ala beri perwalian urusan kalian. Membenci kalian jika banyak bicara, menyia-nyiakan harta dan banyak bertanya.”
(HR. Malik)

Alloh Ta’ala sangat membenci orang (hamba-Nya) yang banyak bicara dan malas bekerja.

Kita boleh banyak bicara apabila pembicaraan yang kita lakukan merupakan bagian dari zikir kepada Alloh Ta’ala, yakni berbicara tentang kebenaran serta amar makruf nahi mungkar sebagaimana dituntunkan Alloh Ta’ala dan Rasul-Nya,” terangnya.

Rasululloh ﷺ bersabda,
“Semoga Alloh Ta’ala memberikan keindahan kepada seseorang yang mendengar sesuatu dari kami, lalu ia menyampaikannya sebagaimana ia dengar. Betapa banyak orang yang menyampaikan lebih paham dari yang mendengar”
(HR Abu Daud dari Anas bin Malik).

Nabi Muhammad ﷺ bersabda pula,
“Barangsiapa yang mengajarkan suatu ilmu, maka baginya pahala orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkan sedikitpun”.
(HR Ibnu Majah, dari Sahal bin Mu’adz bin Anas)

“Orang yang menunjukkan kebaikan seperti orang yang mengerjakannya”
(HR. Al Bazzar).

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

youtube.com/@djoeprichannel
sejenakpagi
????❤????

Artikel Terbaru

eNHa TV

Masukkan kata pencarian disini