SURABAYA – Komitmen untuk mendukung pendidikan generasi penghafal Al-Qur’an kembali diwujudkan melalui Program Beasiswa TUNAS (Tumbuhkan Asa Siswa) Tahfidz JNE.
JNE menyerahkan bantuan beasiswa senilai Rp20.000.000 kepada santri penerima manfaat melalui LAZ Yayasan Persyada Al Haromain (LAZIS Al Haromain).

Program tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Berkah Al Haromain Kota Surabaya dan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Basuni Kota Surabaya. Dalam program ini, sebanyak 12 santri tahfidz mendapatkan dukungan selama tiga bulan. Terdiri dari 8 santri PP Berkah Al Haromain dan 4 santri PP Tahfidzul Qur’an Al Basuni.
Kepala Cabang JNE, Bapak Adhitya Rizkiwahana menyampaikan, “Beasiswa TUNAS Tahfidz JNE merupakan salah satu program bantuan dari JNE Surabaya untuk menumbuhkan generasi yang bermanfaat di masyarakat.”
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Layanan LAZIS Al Haromain Surabaya, Noven Lukito mengatakan, “Beasiswa ini ditujukan untuk membantu kebutuhan dasar dan pendidikan para santri, meliputi biaya pendidikan pesantren, subsidi makan dan asrama, serta uang saku pembinaan santri.”

Para penerima manfaat merupakan santri yatim dan dhuafa yang memiliki semangat dalam menghafal Al-Qur’an. Berdasarkan data program, para santri penerima memiliki hafalan mulai dari 3 hingga 29 juz, sehingga dukungan beasiswa ini diharapkan dapat membantu mereka lebih fokus dalam menjalani pendidikan dan proses menghafal Al-Qur’an.
Dalam acara penyerahan, kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan Tilawah Bil Ghoib oleh Rendra, santri PPTQ Berkah Al Haromain, kemudian dilanjutkan dzikir jama’i yang dipimpin Ustadz Muslim Tholabi.
Program Beasiswa TUNAS Tahfidz JNE merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi dalam memberikan kesempatan kepada para santri untuk terus mengembangkan kemampuan menghafal Al-Qur’an tanpa terbebani persoalan biaya pendidikan. Dalam rancangan program, bantuan disalurkan secara rutin setiap bulan kepada santri dan pihak pesantren. (Noven)







