Ikatan Iman yang Paling Kokoh

Sejenak Pagi | “Ikatan Iman yang Paling Kokoh”

Dari Al-Imam Ja’far bin Muhammad As-Shadiq, sesungguhnya beliau (Rasululloh Sholallahu ‘Alaihi Wa salam) bersabda:
“Tali iman yang paling kecil kuat, hendaklah engkau mencintai karena Alloh, membenci karena Alloh, memberi karena Alloh dan tidak memberi karena Alloh.”
(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Pelajaran hadits di atas :
1️⃣Hadits di atas kita bisa mengetahui bahwa kita harus memberikan kecintaan dan kesetiaan kita hanya kepada Alloh Ta’ala semata.

2️⃣Kita harus mencintai terhadap sesuatu yang dicintai Alloh Ta’ala, membenci terhadap segala yang dibenci Alloh Ta’ala, ridla kepada apa yang diridlai Alloh Ta’ala, tidak ridla kepada yang tidak diridlai Alloh Ta’ala, memerintahkan kepada apa yang diperintahkan Alloh Ta’ala, mencegah segala yang dicegah Alloh Ta’ala, memberi kepada orang yang Alloh Ta’ala cintai untuk memberikan dan tidak memberikan kepada orang yang Alloh Ta’ala tidak suka jika ia diberi.

3️⃣Dalam pengertian menurut syariat, yang dimaksud dengan al-hubbu fillah (mencintai karena Alloh Ta’ala) adalah mencurahkan kasih sayang dan kecintaan kepada orang-orang yang beriman dan taat kepada Alloh ta’ala karena keimanan dan ketaatan yang mereka lakukan.

4️⃣Sedangkan yang dimaksud dengan al-bughdu fillah (benci karena Alloh Ta’ala) adalah mencurahkan ketidaksukaan dan kebencian kepada orang-orang yang mempersekutukan-Nya dan kepada orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada-Nya dikarenakan mereka telah melakukan perbuatan yang mendatangkan kemarahan dan kebencian Alloh Ta’ala.

5️⃣Ikatan iman yang paling kokoh adalah cinta dan benci karena Alloh Ta’ala.

Mereka tidak akan mau berteman akrab dengan orang-orang yang menentang Alloh Ta’ala dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang tersebut adalah kaum kerabatnya sendiri;

“Kamu tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Alloh dan hari akhirat, saling kasih sayang dengan orang yang menentang Alloh dan RasulNya, sekalipun orang orang itu bapak-bapak, anak-anak saudara² ataupun saudara keluarga mereka. Mereka (yang setia) itu, Alloh telah menetapkan iman dalam hati mereka, dan telah menguatkan mereka dengan semangat pertolongan daripadaNya; dan Dia akan memasukkan mereka ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka tetap kekal di dalamnya. Alloh ridha akan mereka dan mereka ridha (serta bersyukur) akan nikmat pemberian-Nya. Merekalah penyokong-penyokong (agama) Alloh. Ketahuilah! Sesungguhnya penyokong-penyokong (agama) Alloh itu ialah orang-orang yang berjaya.”
(QS. Surat Al-Mujadilah: 22)

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.

Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Jadikan negri ini menjadi lebih baik.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.com
@sejenakpagi.official
😊❤👍