H-1 Penyelenggaraan, Gerimis Menyertai Persiapan Multaqo Sanawy ke-33 Hai’ah Ash-Shofwah

BREBES-Sehari menjelang pembukaan Multaqo Sanawy Internasional ke-33 Hai’ah Ash-Shofwah Al-Malikiyyah di Pondok Pesantren Darussalam Jatibarang, Brebes, panitia penyelenggara terus menyempurnakan kesiapan acara. Berbagai fasilitas dilakukan pengecekan untuk memastikan kelaikannya untuk dipakai peserta Multaqo yang merupakan dari alumni Rushaifah, Mekah, binaan Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani dan Abuya Sayyid Ahmad bi Muhammad Al-Maliki Al-Hasani. Sebelumnya, Pengelola Pondok Pesantren Darussalam telah menyiapkan beberapa gedung sebagai tempat penginapan dan satu ruang aula sebagai lokasi acara. Selain gedung, pengelola juga menyiapkan dua tenda besar dengan kapasitas keseluruhan mencapai 600 peserta. Di dalamnya telah disediakan kasur dan bantal untuk menambah kenyamanan.
Pengelola pesantren juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti kamar mandi portabel, dapur umum, tempat bazar, dan posko kesehatan. Beberapa atribut sambutan untuk peserta juga telah terpasang. Meski belum semua fasilitas tersebut siap 100%, panitia menjamin akan menyelesaikan sebelum dimulainya Multaqo esok hari, Rabu 20 Agustus 2025. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah kesediaan air yang diperkirakan akan dipakai oleh lebih dari seribu orang. Panitia pun mengecek setiap bak penampungan air untuk memastikan kecukupan volume air.

Hujan menjadi perhatian
Hujan sempat mengiringi persiapan panitia di hari Selasa, 19 Agustus 2025 tersebut. Sejak bakda subuh, awan mendung memayungi lokasi acara yang berada di Jl. Margasari-Jatibarang No.9, Desa Jatibarang Kidul, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah. Sekitar pukul tujuh pagi, hujan pun turun cukup deras mengguyur Desa Jatibarang Kidul dan sekitarnya. Setelah 30 menit, hujan akhirnya mereda dan menyisakan gerimis yang bertahan hingga sore hari.
Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat panitia bergerak menyiapkan antisipasi dan rencana cadangan. Beberapa payung disediakan di lokasi acara. Panitia juga melakukan pengurukan pada beberapa titik genangan. Beberapa blok paving juga disusun menjadi jalan alternatif menghindari kebecekan.






