MOJOKERTO – Yayasan Persyarikatan Dakwah Al Haromain (Persyadha) Far’i Mojokerto mengadakan Tazawur bulanan yang dipusatkan di Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas, Tamiajeng, Trawas, Mojokerto pada Ahad (13/11/2022). Kegiatan tersebut dihadiri oleh para alumni Ma’had Nurul Haromain dan Jama’ah Persyadha yang tinggal di Mojokerto dan sekitarnya.

“Far’i itu kepanjangan tangan dari Yayasan (Naqieb Markazi), Yayasan (Naqieb Markazi) itu membantu pemikiran dan program-programnya abi, jadi dalam setiap ada pengumuman terbaru oleh Abina, kita gulirkan lagi di Far’i,” ujar ustadz Ahmad Rozi, ketua Far’i Mojokerto.

Salah satu arahan dari Abi Ihya’ yang menjadi perhatian oleh Far’i Mojokerto adalah perubahan Dzikir Jamai yang disampaikan oleh Abina KH. Muhammad Ihya’ Ulumiddin pada kegiatan Tausiyah Syahriyah bulan November lalu. Setiap kegiatan Dzikir Jama’i di Far’i Mojokerto akan menerapkan teks terbaru tersebut, dimulai dari kegiatan Tazawur Far’i.

Yang menjadi perhatian selanjutnya adalah program Donasi Mushoddiqin. Program tersebut untuk mendokung kegiatan dakwah Persyadha. Ustadz Ahmad Rozi menyampaikan, “Kegiatan kejamaahan dan pondok pesantren Al Haromain ini banyak sekali, yang terbesar contohnya maulid dan istihlal, apalagi tahun depan ponpes Nurul Haromain kebagian multaqo as sofwah, maka dari itu kami menyarankan untuk menyiapkan autodebet shodaqoh,  boleh yang sifatnya bulanan atau per pekan atau harian, Abi sendiri menggelorakan gerakan Serbu, serba lima ribu, untuk jumlah dan waktunya antum yang lebih tahu kemampuan masing-masing.”

Sementara ustadz Dana Muslim, pengurus Far’i Mojokerto sekaligus Dai Tugas di Mojosari menyampaikan, Tazawur artinya kunjung-mengunjungi. Harapannya dengan ada kegiatan Tazawur ini semua permasalahan bisa selesai meski hanya dengan saling bertatap muka. Dengan Tazawur kita juga bisa mengetahui lokasi rumah sesama jama’ah. Tazawur bulan Desember akan dilakukan di Pondok Pesantren Darun Naqo, Kutorejo, Mojokerto yang dibina oleh ustadz Zidan dan ustadz Shobirin.

Pewarta : Noven Lukito Hadi Saputro