Sejenak Pagi | Berjalan, Berjalan Cepat dan Berlari
Al-Quran benar-benar mukjizat dan tidak ada yang bisa membuat semisal Al-Quran sampai sekarang. Salah satu keindahannya adalah pemilihan kata yang benar-benar tepat, indah dan sesuai keadaaan.
Misalnya:
▶️Untuk urusan dunia, Alloh Ta’ala menggunakan lafadz “Berjalan”
▶️Untuk Urusan amal akhirat, Alloh Ta’ala menggunakan lafadz “Berjalan cepat”
▶️Untuk urusan bertaubat, Alloh Ta’ala menggunakan lafadz “Berlari”
Perhatikan ayat berikut dalam urusan dunia:
“Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka BERJALANLAH di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari REZEKI-NYA. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan”
(QS. Al-Mulk: 15)
Untuk beramal kita diperintahkan lebih cepat yaitu “Berjalan cepat”, perhatikan ayat berikut:
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan Shalat Jum’at, maka BERJALAN CEPAT (bersegeralah) kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.”
(QS. Al Jumu’ah:9)
Sedangkan untuk urusan bertaubat, maka kita diperintahkan secepat mungkin (BERLARI), karena ajal tidak menunggu taubat kita dan mati tidak menunggu tua atau sakit.
Alloh Ta’ala berfirman:
“Maka BERLARILAH (cepat segeralah) kembali kepada (mentaati) Alloh (BERTAUBAT). Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Alloh untukmu”
(QS. Adz-Dzaariyaat: 50)
Mengapa demikian?
Karena orientasi kita adalah akhirat.
Bukan berarti kita meninggalkan total dunia, maksudnya adalah manusia dengan syahwat dan kecintaan akan dunia perlu sering-sering diingatkan tentang akhirat, karena kemewahan dan gemerlapnya dunia sering melalaikan manusia akan akhirat, kehidupan yang sebenarnya dan abadi selamanya kelak. Sudah banyak manusia yang mati-matian mengejar dunia (padahal dunia tidak bisa di bawa mati), kerja siang-malam dan menjadi budak dunia.
Akhirnya dengan hidayah dari Alloh Ta’ala mereka pun sadar, mereka mengatakan:
“Dahulu capek-capek kejar dunia, dapatnya itu-itu saja, bahagianya itu-itu saja, lebih baik ubah orientasi jadi akhirat. Bisa jadi dunia di tangan, tapi akhirat di hati.”
Semoga kita tidak tertipu dengan dunia dan menjadikan akhirat sebagai orientasi dan tujuan utama kehidupan ini.
Alhamdulillah hari Jum’at, mari baca Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
Wallahu A’lam Bisshawab
Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² kami.
Ampunilah kedua orang tua kami, ampunilah kami, keluarga kami dan saudara² kami.
Yaa Alloh Yaa Robb…
Sehat dan sembuhkan saudara dan sahabat kami yang sakit.
Jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.
Jadikan kami dan keluarga kami sehat dzohir dan bathin.
Lindungilah kami dari berbagai penyakit, bencana dan kesulitan lainnya.
Jadikan kami, insan yang pandai bersyukur dan bisa membahagiakan orang lain.
Jadikan kami menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.
@sejenakpagi.official
www.sejenakpagi.info
😊❤👍







