Persyadha Al Haromain | Berdoa dan bekerja

Sejenak Pagi #319 | Berdoa dan Bekerja

Sejenak Pagi #319 | Berdoa dan Bekerja

Ora et Labora, Berdoa dan Bekerja, adalah ungkapan lama yang tak hilang oleh jaman.

Benarkah yang dikatakan orang bahwa jika kita sudah berusaha maka kita tidak perlu lagi berdoa?

Bagaimana dengan pernyataan ini : “Mari kita berdoa saja biar Alloh yang bekerja.”

 

Saya juga pernah mendengar cerita tentang seorang pemuda yang hendak menyeberang danau yang cukup luas. Ketika naik perahu, Ia heran melihat dayung yang digunakan nelayan yang membawanya menyeberang.

Dayung ditangan kanannya bertuliskan ‘berdoa’, sedangkan ditangan kirinya bertuliskan ‘bekerja’. Tulisan itu begitu besar dan timbul spt Emboss, dipahat pada kayu yang dipakainya sebagai dayung.

Pemuda itu berkomentar “Pak, jaman sekarang lebih banyak orang berhasil dengan bekerja keras daripada yang kerjanya cuma berdoa.” Nelayan tua itu diam saja, namun sesampainya di tengah danau, tiba-tiba ia melepas dayung yang bertuliskan ‘berdoa’, lalu mendayung sekuat tenaga berkali-kali dengan hanya 1 dayung yang bertuliskan ‘bekerja’. Hampir 10 menit pemuda tersebut pusing karena perahu yang ditumpangi mereka hanya berputar-putar dan tidak maju! Berdoa dan Bekerja

Baca Juga : Sejenak Pagi #318 | Bahagia Itu Sederhana

Saudara dan sahabatku, jika perahu kehidupan kita tidak pernah maju, hanya berputar-putar saja, periksalah dayungnya! Siapa tahu kita telah melepas dayung ‘Doa’ ? Atau dayung ‘bekerja’? Dayung itu harus bekerja secara bersamaan. Go..swing them!!

Sail your life..

 

“DAYUNGLAH DOA dan KERJA DENGAN EFEKTIF, MAKA ALLOH AKAN MENGHEMBUS LAYAR PERAHU KEHIDUPAN KITA UNTUK MAJU SECARA PROGRESIF”.

 

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin. Berdoa dan Bekerja