Anak adalah Amanah Alloh Ta’ala

A VPN is an essential component of IT security, whether you’re just starting a business or are already up and running. Most business interactions and transactions happen online and VPN

Sejenak Pagi | Anak adalah Amanah Alloh Ta’ala

Setiap anak yang dilahirkan adalah dalam keadaan fitrah (suci), maka tergantung kepada kedua orang tuanya lah ia menjadi nasrani atau majusi (Al Hadis)

Di dalam islam tidak ada faham dosa turunan, yang ada adalah setiap bayi yang dilahirkan oleh orang tuanya ke dunia ini, baik yang sempurna maupun tidak semuanya dalam keadaan suci tidak mempunyai dosa sedikitpun apalagi dosa turunan dari orang tuanya, karena sejak ruh mereka diciptakan oleh Alloh Ta’ala sudah ditanya atau disumpah oleh Alloh Ta’ala dengan kalimat Alastu Birobbikum, apakah Aku (Alloh) ini Tuhanmu..? dan mereka secara serentak menjawab qoluu bala syahidna, iya, kita semua bersaksi bahwa Engkau adalah Tuhanku, sehingga dapat dipastikan semua bayi yang lahir adalah dalam keadaan beriman bersih suci tidak membawa dosa sedikitpun dan tinggal orang tuanya lah yang bisa menjadikan mereka tetep beriman atau tidak.

Banyak orang yang pingin mempunyai anak, dengan segala daya dan upaya berusaha untuk mendapatkan keturunan, tetapi jika Alloh Ta’ala belum menghendaki, maka tidak akan mendapatkan keturunan yang mereka inginkan. Tetapi sebaliknya, banyak orang yang dikasih banyak keturunan hampir setiap tiga tahun dapat melahirkan seorang anak akan tetapi ada sebagian dari mereka menyia-nyiakan, ada yang dibuang, ada yang dibunuh dan ada yang ditelantarkan. Ketahuilah bahwa anak itu titipan Alloh Ta’ala yang harus kita jaga dengan baik sampai pada saatnya kita sudah tidak berkewajiban lagi yaitu setelah mereka menikah.

Memberi nama yang baik menurut agama, mengaqiqohi, menghitankan, memberi pendidikan yang layak sampai dengan menikahkan adalah rangkaian kewajiban orang tua yang diamanati Alloh Ta’ala seorang anak. Mendidik anak tidak hanya di saat mereka sudah besar, tetapi dimulai dari sebelum kita menikah. Kita melakukan taaruf dengan calon istri / suami akan menentukan kualitas anak kita besuk, saat proses setelah pernikahan, saat hamil, bahkan sampai dengan saat melahirkan semuanya merupakan proses pendidikan orang tua terhadap anak. jika anak sudah usia sekolah orang tua pun wajib mencarikan sekolah yang baik, yaitu sekolah yang ada pendidikan agamanya dan juga pendidikan umumnya, sehingga anak mempunyai bekal hidup yang lengkap baik saat di dunia maupun di akherat kelak.

Sebagai orang tua (baik orang tua asli maupun sebagai guru) kita harus pandai-pandai dalam mendidik anak-anak kita. setiap anak mempunyai potensi dan karakter yang berbeda, itu kata dasar yang kita gunakan untuk mendidik, sehingga anak tidak jadi salah asuh yang akhirnya tersesat di kemudian hari. Anak yang memiliki potensi dasar matematik, tidak bakal tertarik dan berhasil mendalami ilmu bahasa, anak yang potensinya di bidang seni tidak mungkin tertarik dan berhasil mendalami bidang sains, demikian seterusnya. Memberikan pendidikan dasar dalam berbagai bidang keilmuan wajib, terutama di bidang ilmu agama. akan tetapi untuk pendalaman atau specialisasinya harus diarahkan yang sesuai dengan potensi dasarnya. Jadi sebagai orang tua kita tidak boleh egois, kita paksa anak-anak kita untuk menuruti kehendak dan keinginan kita, tetapi sebagai orang tua wajib mengarahkan, agar anak tidak tersesat dan bisa berkembang sesuai potensi dasarnya.

Itulah pentingnya orang tua memahami karakteristik anak-anaknya, agar kita dapat mendidik dengan tepat dan akhirnya anak bisa berkembang maksimal sesuai dengan potensi yang dimiliki tentunya menjadi anak yang cerdas pintar dan sholeh/sholehah serta berakhlakul karimah karena anak akan dapat menolong (memberikan syafaat) kepada orang tuanya, baik saat di dunia, di alam kubur, dan di akherat kelak.

Wallahu A’lam Bisshawab

Yaa Alloh Yaa Robb…
Ampunilah dosa dan kesalahan Murrobi dan guru² …

Masukkan kata pencarian disini