“Jenis amal beragam karena kondisi spiritual yang Dia berikan juga beragam”
KITA TIDAK bisa mengingkari kenyataan bahwa apa yang terungkap dalam kata, sikap, dan perbuatan kita adalah cerminan dari keadaan hati kita. Ini berkaitan dengan asupan ruhani yang kita terima. Asupan itu berkaitan dengan keluasan dan kesempitan hati kita dalam membangun kedekatan dengan-Nya. Ada saat kita tiba-tiba menjadi sangat bijak dan ramah, ada saat kita bersikap sangat dingin, dan tak jarang ada pula saat kita meledak-ledak. Untuk semua kondisi ini, bersikaplah tulus agar kita bisa melewatinya dengan mulus. Bersikaplah wajar agar kita tidak tercemar.[]
Referensi: Kitab Al-Hikam: Untaian Hikmah Ibnu Athaillah, Imam Sibawih Al-Hasaniy.







