Belajar Dakwah dari Dua Delegasi Nabi
“Berdakwahlah kepada masyarakat, senangkan jangan membuat takut, mudahkan, jangan mempersulit!” (Pesan Nabi kepada Sayyidina Abu Musa dan Muadz bin Jabal) Seorang dai ketika berdakwah kepada Masyarakat yang masih benar-benar awam harus mengerti bagaimana retorika dakwah. Seperti yang dilakukan oleh Abu Musa al-Asy’ari dan Muadz bin Jabal yang didelegasikan oleh Rasulullah ke Yaman. Memulai semuanya dengan […]
Membersamai Yang Dicinta

#BersamaSangMurobbi-Seri Nadia Fillah – Yogyakarta Mahasiswa Manajemen Perbankan Syariah Alumni Santri Putri Nurul Haromain Reporter & Announcer MQ FM, Ketua Rescom, Ketua FRMK Jauh di Raga, Dekat di Hati Terdengar agak lebay saat saya menangis ketika akan boyong dari pondok, dan meneruskan kuliah di Jogja. Rasa hati berpamitan dengan Abina sangat berat. Bagaimanapun agak sulit […]
4 Tipikal Manusia Ala Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam

oleh | Shabieq El Himam (Alumni Ma’had Nurul Haromain Pujon. Saat ini sedang melanjutkan studi di Al-Azhar Mesir) Jika dalam ilmu psikologi manusia bisa dikelompokkan kedalam empat ragam karakter, yakni sanguin, kolerik, melankolis, dan plegmatik, maka ternyata Rasululloh SAW pun juga pernah memaparkan empat ragam karakteristik manusia. Kala itu beliau berujar, “Mau aku kasih tahu […]
Jujur, Ikhlas, Semangat!

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi (QS.al-Anfal 60). Katakanlah, “tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing, maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya (QS. al-Isro’ 84). Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Manusia layaknya seratus rombongan onta, hampir tidak ditemukan padanya onta rahilah/tunggangan. Dan dikatakan, Ketika banyak bersentuhan maka akan sedikit yang […]
Sesaat Untuk Tuhanmu Sesaat Lain Untuk Dirimu

Handlolah Al Usaidy, seorang sahabat yang termasuk tim penulis wahyu. Suatu hari ia berjalan bertemu Sayyidina Abu Bakar, ia tiba-tiba menangis. Lantas berkata: “Hadlolah munafik, Abu Bakar!, dikala aku sedang bersama Rasulillah lalu beliau menuturkan terkait neraka dan surga seolah aku benar-benar melihatnya di depan mata. Namun dikala sudah balik ke rumah, aku sibuk mengurusi […]
Mendongkrak Kualitas dan Profesionalitas Guru

Oleh | Mishad ( Guru di Madrasah Aliyah Negeri Kota Malang ) Wajah pendidikan di Indonesia kelihatannya tidak pernah sepi dari sorotan publik. Sorotan dari masyarakat terhadap permasalahan pendidikan itu diantaranya adalah tentang pro kontra ide penghapusan Ujian Nasional. Kemudian keluhan masyarakat tentang mahalnya biaya pendidikan. Isu pendidikan yang lain adalah tentang kurang tersedianya sarana […]
Meraih Jiwa Yang Indah, Lapang, dan Tentram Dengan Cara Nabi

oleh | Shabieq El Himam, alumni Ma’had Nurul Haromain Pujon, saat ini melanjutkan studi di Al-Azhar Mesir. Syaithan akan terus mengajak kita untuk menggagalkan melakukan kebaikan. Sebab perilaku kebaikan merupakan perbuatan yang sering dilakukan oleh hamba yang sholih. Maka dalam hal apapun, semestinya kita melakukan hal-hal yang bersebrangan dengan kebiasaan yang dilakukan syaithan. Jika syaithan […]
Waktu & Kita

oleh : Ayyub Syafii Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesehatan dan waktu luang untuk tidak taat kepada Alloh ta’ala dan hanya bergantung sepenuhnya kepada amalan yang telah lalu. Berusahalah untuk memanfaatkan kesehatan, dan bekerja keraslah untuk mengisi waktu luang. Karena, tidak setiap waktu bisa memberikan yang terbaik, dan setiap yang luput bisa didapatkan kembali. Dalam waktu […]
Manaqib Singkat Abuya Al-Maliki

MANAQIB SINGKAT Imam Ahlussunnah Waljamaah Abad 21 ABUYA AS-SAYYID MUHAMMAD BIN ALAWI AL-MALIKI AL-HASANI Ditulis oleh: Hai’ah ASH-SHOFWAH AL-MALIKIYYAH Abuya As-Sayyid Muhammad bin As-Sayyid Alawi Al-Maliki Al-Hasani lahir di kota Makkah tahun 1365 H / 1945 M. Pendidikan pertamanya adalah Madrasah Al-Falah Makkah, dimana ayah beliau As-Sayyid Alawi bin Abbas Al-Maliki Al-Hasani sebagai guru agama […]
Pelajaran Istiqomah dari Abuya Al-Maliki

oleh | Ibnu Hisyam Kata Abuya : Senjatamu adalah tahajjud, sedangkan pencari ilmu senjatanya adalah buku dan polpen. Maka seorang penuntut ilmu semestinya tidak sembarangan memakai pulpen. Jika memungkinkan seharusnya kita selektif dalam mencari pulpen, jangan memakai pulpen murahan. Sehingga tulisan baru berusia tiga tahun sudah luntur dan sulit dibaca. Jika perlu pakai pentul (pen […]

