Antara Sehat dan Sempat

CAHAYA FAJAR | ANTARA SEHAT DAN SEMPAT oleh | AMS Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh manusia yaitu kesehatan dan kesempatan. Untuk menjalankan aktifitas apapun menuju sebuah terwujudnya harapan maka kedua hal ini haruslah ada secara bersamaan. Jika tubuh kita sehat sementara tidak memiliki kesempatan maka kita tidak akan pernah bisa mampu mewujudkan impian karena […]
The Power of Niat

CAHAYA FAJAR | THE POWER OF NIAT oleh | AMS Hidup di dunia sejatinya adalah untuk melakukan serangkaian ibadah atau serangkaian aktivitas kebaikan yang dapat mengantarkan seseorang pada derajat yang terbaik (the best). Hidup adalah kompetisi yaitu untuk menunjukkan siapa yang terbaik diantara mereka. Sebab hanya mereka yang terbaiklah sajalah yang akan bertahan dan memperoleh […]
Jiwa Sehat. Tubuh Kuat

CAHAYA FAJAR | JIWA SEHAT, TUBUH KUAT oleh | AMS Seringkali kita mendengar ada sebuah ungkapan bahasa Latin yang berbunyi “mens sana in corpore sano”, Di dalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat. Ungkapan ini sebenarnya adalah merupakan karya sastra seorang pujangga Romawi, Decimus Iunius Juvenalis, pada karya bertajuk Satire X, sekitar abad kedua […]
Letakkan Gelasmu

CAHAYA FAJAR | LETAKKAN GELASMU oleh | AMS Suatu ketika ada seorang dosen bertanya pada mahasiswanya tentang berapa berat gelas yang ada isi air yang sedang dia pegang saat menunjukkannya di hadapan mereka. Dengan antusias para mahasiswa memberikan jawaban beragam. Ada dari mereka menjawab beratnya sekitar 10 ons, ada pula yang menjawab setelah liter, 1 […]
Aku Cemburu
AKU CEMBURUĀ oleh | AMS Cemburu adalah tanda cinta, cemburu itu menandakan bahwa dalam dada si pecemburu masih ada rasa kepedulian, perhatian dan tanggungjawab serta rasa memiliki (sense of belonging). Bahkan jika seseorang tidak memiliki rasa cemburu maka patut dipertanyakan apakah dirinya masih ada rasa cinta? Sehingga rasa cemburu itu bahkan disyariatkan dalam islam, artinyanseorang […]
Kaum yang Tertuduh

CAHAYA FAJAR | KAUM YANG TERTUDUH oleh | AMS Kehidupan akhir zaman menuju hancurnya dunia akan banyak ditandai dengan huru-hara dan fitnah, kerusakan moral terjadi di mana-mana, orang-orang amanahnya akan terus di persekusi, orang-orang khianatnya akan diberi amanah, kemungkaran akan dianggap sebagai kebaikan dan kebenaran, sementara kebenaran (Al Haq) akan dianggap sebagai sebuah kemungkaran yang […]
Bahasa Kaum Penjajah

CAHAYA FAJAR | BAHASA KAUM PENJAJAH oleh | AMS Bahasa menunjukkan bangsa demikianlah peribahasa yang sering kita dengar. Mengandung arti bahwa karakteristik suatu budaya bangsa atau seseorang dapat dilihat dari bagaimana mereka menggunakan atau mengkonstruksi bahasa. Demikian pula bahasa dapat mengkonstruksi realitas sebagaimana yang diinginkan, melalui penggunaan term-term atau istilah-istilah bahasa tertentu untuk memberikan kesan […]
Kembali Ke Jalan Yang Benar

CAHAYA FAJAR | KEMBALI KE JALAN YANG BENAR oleh | AMS Kemerdekaan haruslah disyukuri karena para pahlawan telah berjuang mempertaruhkan seluruh jiwa raganya untuk mencapai suasana kebebasan tanpa penjajahan. Apa sebab mereka berani berbuat demikian, tiada lain karena mereka memiliki mimpi akan suatu keadaan yang aman sentosa, mandiri dan bebas mengelola negeri dengan harapan besar […]
Seremoni Nasionalisme

CAHAYA FAJAR | SEREMONI NASIONALISME oleh | AMS Bendera merah putih berjejer dipinggir-pinggir jalan di depan rumah-rumah warga memenuhi jalanan kampung, berhias umbul-umbul dan kerlap kerlip lampu semakin memeriahkan semarak kemerdekaan. Seorang teman berkomentar, “nasionalisme masyarakat kampung kelihatan tampak lebih tinggi daripada warga kota”. Mungkin kalimat ini ada benarnya walaupun tidak sepenuhnya benar. Sebab nasionalisme […]
Manusia Merdeka

CAHAYA FAJAR | MANUSIA MERDEKA oleh | AMS Misi utama diutusnya para nabi dan rasul adalah memerdekakan manusia dari penyembahan pada sesama makhluk menuju penyembahan hanya semata kepada Allah swt sang maha pencipta. Karena sangatlah tidak rasional seorang manusia menyembah pada manusia, atau manusia menyembah pada sesama makhluk. Sementara makhluk memiliki keterbatasan, bagaimana mungkin manusia […]

