Empati Transenden, Ringankan Hutangnya

CAHAYA FAJAR | EMPATI TRANSENDEN, RINGANKAN HUTANGNYA oleh | Akhmad Muwafik Saleh Konstruksi etika dalam Islam amatlah indah, memudahkan dan meringankan setiap manusia sesuai dengan batas kemampuannya. Hal ini dikarenakan Islam adalah agama kasih sayang dan rahmat bagi alam semesta ini. Sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah bahwa agama ini mudah (yusrun), tidaklah memberatkan ummatnya. Namun bukan […]
Catat Hutangmu, Atasi Asertif-mu

CAHAYA FAJAR | CATAT HUTANG-MU, ATASI ASERTIF-MU oleh | AMS Setiap orang pasti memiliki kebutuhan dan keinginan. Terlebih disaat seseorang dituntut dalam memenuhi gaya hidupnya (life style). Bahkan adalah sebuah keniscayaan sejarah dan realitas bahwa gaya hidup (life style) yang awalnya sekunder bahkan tersier namun pada zaman mutakhir ini telah menjadi sesuatu yang lebih utama […]
Jangan Bantah Orang Tuamu, Nak…
CAHAYA FAJAR | JANGAN BANTAH ORANG TUAMU, NAK… oleh | AMS Islam sebagai suatu jalan hidup yang sangat sempurna mengatur seluruh aspek interaksi kehidupan manusia. Aturan islam diperuntukkan bagi ummat manusia agar dapat menjalani kehidupan yang harmonis sejahtera dan penuh kebahagiaan. Islam memberikan arahan tentang bagaimana pola hubungan komunikasi dalam kehidupan keluarga dengan cara yang […]
Berbaktilah! Pastilah Tinggi Derajatmu

CAHAYA FAJAR | BERBAKTILAH ‼, PASTI TINGGI DERAJATMU oleh | AMS Berkomunikasi berarti adalah bersikap dan berkata-kata yang terbaik kepada siapa saja. Terlebih kepada orang yang lebih tua dan telah memberikan banyak pkebaikannya pada diri seseorang khususnya orang tua. Tanpa orang tua maka seseorang tidak akan pernah ada dan hadir dalam kehidupan. Sehingga berbakti pada […]
Mengejek Bikin Diharmoni

CAHAYA FAJAR | MENGEJEK BIKIN DISHARMONI oleh | AMS Islam adalah agama rahmat bagi semesta. Kehidupan sosial yang ingin dibangun oleh islam adalah realitas kehidupan penuh harmoni, yaitu realitas yang saling tepo seliro, saling menghormati, saling mendukung, saling membantu, saling kerjasama dan sebagainya. Dalam bingkai inilah kemudian kehidupan berkompetisi dalam kebaikan (fastabiqul khairat) yang dianjurkan […]
Lembutkan Suaramu, Jangan Seperti Keledai

CAHAYA FAJAR | LEMBUTKAN SUARAMU, JANGAN SEPERTI KELEDAI oleh | AMS Lembut suara dalam berkomunikasi artinya merendahkan nada, mempositifkan tone, mengecilkan volume dengan tidak mengeraskan atau meninggikannya termasuk pula dalam hal ini adalah menciptakan kesan kata atau kalimat yang tidak menandakan tinggi hati (sombong). Penggunaan bahasa dalam berkomunikasi antar individu memberikan kesan informasi atas diri […]
Bicaralah yang Santun, Pasti Mantul

CAHAYA FAJAR | BICARALAH YANG SANTUN, PASTI MANTUL oleh | AMS Kualitas seseorang dilihat dari bagaimana dirinya disaat berbicara dengan orang lain, baik ucapan maupun tindakan. Karena apa yang diproduksi oleh seseorang berupa ucapan, tindakan hingga gesture dan body language sejatinya adalah tumpahan dari apa yang ada dan memenuhi dalam pikiran dan hatinya. Sehingga setiap pesan […]
Memaafkan Itu Meringankan

CAHAYA FAJAR | MEMAAFKAN ITU MERINGANKAN oleh | AMS Proses penciptaan laki-laki dan perempuan, yang dengannya lahir keturunan yang banyak sehingga terbentuklah golongan, suku dan bangsa dengan satu maksud agar semua mereka bisa saling mengenal melalui beragam proses interaksi dan pola hubungan. Dalam proses interaksi ini akan sangat berpotensi menimbulkan dua kemungkinan, harmonisasi atau disharmoni. […]
Apa yang Kau Sombongkan?

CAHAYA FAJAR | APA YANG KAU SOMBONGKAN ?? oleh | AMS Allah swt adalah dzat yang maha sempurna dalam mencipta setiap makhluknya. Allah swt telah menganugerahkan kemampuan dan kelebihan pada setiap ciptaannya. Namun keunggulan kemampuan itu bukanlah untuk saling menyombongkan diri melainkan untuk saling membantu, bekerja sama dan memberikan kemanfaatan bersama dalam mewujudkan kebutuhan. Seseorang yang […]
Budak Kebaikan

CAHAYA FAJAR | BUDAK KEBAIKAN oleh | AMS Al insaan ‘abdul ihsaan. Manusia adalah hamba kebaikan. Demikian sebuah pernyataan drri sayyidina Ali. Setiap kita akan mudah tunduk kepada siapapun yang bersikap dan berlaku baik pada diri kita atas apapun bentuk kebaikannya. Karena kebaikan adalah fitrah kemanusiaan. Fitrah adalah al muyuul ilal khair, kecenderungan kepada kebaikan. […]

