Sejenak Pagi #376 | Event Respon Outcome (ERO)

Sejenak Pagi #376 | Event Respon Outcome (ERO) Kita semua bisa dipastikan mempunyai pengalaman/kejadian ( E ) yg berbeda beda satu dengan yg lainnya. Jika sdh kejadian itu namanya takdir. Kita tidak mampu menolak takdir. Tinggal bagaimana kita mensikapi ( R ) setiap kejadian tersebut. Respon kita menentukan hasil ( O ). Suami/Istri/anak negatif, begitu […]

Sejenak Pagi #375 | Maafkan Dia

Sejenak Pagi #375 | Maafkan Dia Dikisahkan, suatu hari saat pulang dari sekolah, tingkah si bungsu tiba-tiba menjadi pendiam, murung, dan lesu. Sang ibu, walaupun sedikit khawatir tapi tahu bahwa tidak lama kemudian anaknya pasti akan bercerita kepadanya. Benar saja. Malam hari saat sekeluarga bersantai, si bungsu menghampiri ibunya dengan gontai dan berkata, ”Bu, tadi […]

Sejenak Pagi #373 | Sebuah Renungan

Telah diriwayatkan oleh Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha istri Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa apabila datang pagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdoa, dengan: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا ، وَرِزْقًا طَيِّبًا ، وَعَمَلا مُتَقَبَّلا “Ya Alloh, sesungguhnya aku memohon kepadamu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang thayyib, dan amalan yang diterima”* (HR Ibnu Majah […]

Sejenak Pagi #372 | Kecerdikan Yang Dianggap Bodoh

Sejenak Pagi #372 | Kecerdikan Yang Dianggap Bodoh Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka. Tukang cukur berkata, “Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia” “Apa iya?” jawab pengusaha Lalu tukang cukur memanggil si […]

Sejenak Pagi #371 | Hati-Hati Tergelincir

SEJENAK PAGI #371 | HATI-HATI TERGELINCIR Numan bin Tsabit atau yang kita kenal dengan Abu Hanifah, atau populer disebut Imam Hanafi, pernah berpapasan dengan anak kecil yang berjalan mengenakan sepatu kayu Sang imam berkata, “Hati-hati, Nak dengan sepatu kayumu itu Jangan sampai kau tergelincir.” Sang bocah tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah. […]

Sejenak Pagi #371 | Tidak Cukup Hanya Di Bibirnya

Sejenak Pagi #371 | Tidak Cukup Hanya Di Bibirnya Seorang muslim tidaklah cukup hanya dengan menyatakan keislamannya tanpa berusaha untuk memahami Islam dan mengamalkannya. Pernyataannya harus dibuktikan dengan melaksanakan konsekuensi dari Islam. Dan untuk melaksanakan konsekuensi-konsekuensi dari pengakuan bahwa kita sudah berIslam, itu membutuhkan ilmu. Menuntut Ilmu Itu Wajib Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, […]

Sejenak Pagi #370 | Sejarah Ketupat

Sejenak Pagi #370 | SEJARAH KETUPAT Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran. Arti Kata Ketupat. Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat. Ngaku lepat […]

Sejenak Pagi #369 | Bukan Merk, Namun…

Sejenak Pagi #368 | Bukan Merk, Namun… Bukan “Barang bermerek” yang membuat seseorang menjadi terkenal, melainkan beberapa hal yang diremehkan yaitu: 1⃣Karakter yang baik adalah “merek” terbaik dalam hidupmu. Orang yang memiliki karakter baik akan jauh lebih dikenal daripada mereka yang hanya menggunakan barang-barang bermerek Untuk memiliki karakter yang baik tidak perlu mengeluarkan uang sepeser […]

Sejenak Pagi #367 | Kembali pada Fitrah

Sejenak Pagi #367 | Kembali pada fitrah Seorang muslim yang kembali kepada fitrahnya ia akan memiliki sikap yaitu 1⃣ Ia tetap istiqomah memegang agama tauhid yaitu islam, ia tetap akan berkeyakinan bahwa Alloh itu maha Esa dan hanya kepadanya kita memohon. 2⃣ Dalam kehidupan sehari-hari ia akan selalu berbuat dan berkata yang benar, walau kaana […]

Sejenak Pagi #366 | Romadhon 27

Persyadha Al Haromain | Romadhon 27

Sejenak Pagi #367 | Romadhon 27 Romadhon 27, Apa itu Sombong??? Sombong itu ada 3 macam, yaitu: Sombong kepada Alloh Ta’ala. Kita malas membaca Al-Quran, malas melaksanakan shalat 5 waktu dan malas berpuasa artinya kita sudah sombong kepada Alloh Ta’ala, karena berani melanggar perintahNya.   Sombong kepada Nabi Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam. Kita tidak mau […]

Masukkan kata pencarian disini