Sejenak Pagi #81: Pesan Luqman Hakim untuk anaknya Bagian-1

Sejenak Pagi #81: Pesan Luqman Hakim untuk anaknya bag-1

Luqman Hakim adalah seorang yang arif bijaksana. Beliau dianugerahi oleh Alloh hikmah, akal dan kemampuan memahami sesuatu. Beliau diberi ilmu dan kemampuan yang luar biasa dalam mengamalkan ilmunya. Seseorang tidak akan dikatakan hakim (ahli hikmah, arif budiman) jika tidak memiliki ilmu dan amal.

Beliau mengamalkan ilmunya dan mewasiatkan pada putranya agar selalu bersandar pada Alloh baik di dunia atau di akhirat. Sebenarnya banyak mutiara hikmah dari Luqman Hakim, namun yang diulas hanya beberapa pesan Lukman Hakim kepada Anaknya :

1. Wahai anakku, juallah duniamu demi kehidupan akhiratmu, niscaya engkau akan memperoleh keduanya dengan beruntung.

2. Wahai anakku, janganlah mencampuri urusan dunia terlalu dalam sehingga membuat rusak urusan akhiratmu, tetapi janganlah meninggalkan sama sekali, sehingga engkau menjadi beban orang lain.

3. Wahai anakku, sebagaimana engkau tidur, demikianlah engkau mati dan sebagaimana engkau bangun, demikianlah engkau dibangkitkan kelak.
Beramallah engkau dengan amal salihh, niscaya engkatu tidur dan bangun seperti pengantin baru, dan janganlah beramal dengan amal buruk, sebab engkau akan tidur dan bangun dengan kekuatan, seperti orang yang dikejar-kejar penguasa untuk dibunuh.

4. Wahai anakku, apabila terdapat pada diri seseorang lima hal yaitu : a) agama, b) harta, c) sifat malu, d) baik budi dan e) dermawan. Maka ia seorang yang bersih lagi takwa, menjadi kekasih Alloh dan lepas dari gangguan setan.

5. Wahai anakku, menjadi orang bisu tetapi berakal itu lebih baik daripada engkau menjadi orang yang banyak bicara tetapi bodoh.
Tiap-tipa sesuatu itu jadi petunjuknya. Akal petunjuk iala berpikir dan petunjuk berpikir itu adalah diam.
Barang siapa berkata-kata dalam hal yang tidak baik maka ia benar-benar sia-sia, barang siapa berpikir tanpa mengambil pelajaran maka ia benar-benar lalai dan barang siapa dia tanpa berpikir maka ia benar-benar rugi.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

?❤?