fbpx

Selalu Berbuat Taat pada Alloh

Unduh file khutbah jum’at.

اِنَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله.  اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه أجمعين. اما بعد

فياعباد الله أوصيكم وإياي بتقوى الله فقد فاز المتقون, وقال الله تعالى “ياأيهاالذين أمنوا اتقوالله حق تقاته ولاتموتن إلا وأنتم مسلمون”

وقال النبي صلى الله عليه وسلم: اتق الله حيثما كنت واتبع السيئة الحسنة تمحوها وخالق الناس بخلق حسن. صدق الله العلي العظيم وصدق رسوله النبي الحبيب الكريم, والحمد لله رب العالمين.

Hadirin jamaah jumah hafidhohumullah

Dalam kesempatan ini kami berwasiat kepada diri saya khususnya dan kepada kalian umumnya untuk selalu menigkatkan taqwa kita kepada allah SWT. Karena apa, hanya takwa yang bisa menuntun seorang supaya dia mendapatkan ridho oleh Allah SWT.

Alhamdulilah kita berkumpul pada siang hari ini tidak lain tidak bukan adalah kita diberikan oleh Allah kenikmatan yang sangat besar, kenimatan ini. Marilah kita jaga karena allah SWT. Memberikan kesempatan ini diberikan Cuma- Cuma supaya kita bisa merasakan kelezatan sebuah kenikmatan ketaatan kepada Allah SWT. seperti yang diterangkan.  Allah dalam Surah  As-Sajdah ayat 17:

Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan (Surah  As-Sajdah ayat 17 ).

Oleh karena itu, Nabi Muhammad Saw mengigatkan kita utuk selalu menjadi ummat yang bersyukur, dan mengerti sehingga menjadikan ketaatan sebagi ajang kesalehan seorang menuju keridoaan allah . karena balasan bagi orang saleh adalah nilainya sangat besar dan tidak akan terlintas oleh mata dan hati seseorang dalam hadits qudsi nabi Muhammad Saw bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ”. قَالَ أبو هريرة: فاقرؤوا إِنْ شِئْتُمْ: {فَلا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ}

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang telah menceritakan hadis berikut dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (dalam hadis Qudsi), “Aku telah menyediakan bagi hamba-hamba-Ku yang saleh, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terdengar oleh telinga, dan belum pernah terdelik dalam hati seorang manusia pun.” Abu Hurairah mengatakan, “Bacalah oleh kalian jika kalian suka firman Allah Subhanahu wa Ta’ala berikut, yaitu: ‘Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata.

Hadirin jamaah jumah hafidhohumullah.

Menjadi kesalehan itu kita harus mengerti, dan mengenal apasaja aturan allah yang harus kita jaui sehingga kitak tidak terperosok kedalam perbuatan yang tidak disukai allah, dan sebaliknya, kita kudu mengenal perantara atau yang harus dilakukan sehingga allah ridho kepada kita. Sehingga nantilah muncul pandanggan rahma allah kepada kita dalam Surat An-Najm ayat 32 di sebutkan :

(Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu, dari tanah, lalu ketika kamu, masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu, menganggap dirimu suci.

Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. Adapun hadits yang lain mengatakan tentang perbuatan perbuatan keji yaitu lamam apa itu :

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: مَا رَأَيْتُ شَيْئًا أَشْبَهَ باللمَم مِمَّا قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قال: “إن اللَّهَ تَعَالَى كَتَبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ حَظَّهُ مِنَ الزِّنَا، أَدْرَكَ ذَلِكَ لَا مَحَالَةَ، فَزِنَا الْعَيْنِ النَّظَرُ، وَزِنَا اللِّسَانِ النُّطْقُ، وَالنَّفْسُ تَمنَّى وتَشْتَهِي، وَالْفَرْجُ يُصدِّق ذَلِكَ أَوْ يُكَذِّبه”.

dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa menurutnya tiada sesuatu pun yang lebih mirip untuk dikatakan lamam selain dari apa yang dijelaskan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam yang telah bersabda: Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mencatatkan pada pundak Ibnu Adam bagian dari perbuatan zinanya, yang pasti dilakukannya. (Yaitu) zina mata adalah memandang, zina lisan adalah berucap, dan zina jiwa ialah berharap dan berselera, sedangkan yang mem­benarkan dan yang mendustakannya adalah farji (kemaluan)nya.

Nah oleh karenah itu maka sebagai orang yang beriman. Kita kudu ngerti sehingga menjadi orang yang benar-benar bertakwa dan menjahui perbuatan dosa, karena di seebutkan bahwasanya Surga pasti dikelilingi oleh ketidak nyamanan (saat di dunia). Sedangkan neraka pasti dikelilingi oleh syahwat (keinginan hawa nafsu) :

حفت الجنة بالمكاره وحفت النار بالشهوات

Seperti : 1. Zina, 2. Riba,n3. Berani kepada orang tua, 4. Homo seksual, 5. Minuman keras, 7. Meninggalkan sholat, 8. Senang dunia (rakus), 9. Riya’ 10. Sombong, Adalah sifat yang kudu kita jahui sehingga mendpatkan pandangan langsung dari allah. Adapun balasan orang yang bisa meniggalkan hal hal yang di benci oleh allah adalah :

 

Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). Dan wajah mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) dalam kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.[Surat Yunus 26]

  1. Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.
  2. kepada Tuhannyalah mereka melihat.

Hadirin jamaah jumah hafidhohumullah.

Seoarang yang benar-benar beriman, Harus punya pahala yang menghantarkan ke surga. Seperti mengerjakan sesuatu tidak melupakan allah sehingga dia tidak dikatakan sobong, atau menyekutukan allah,  karena allah itu tidak mau diduakan karena Alloh bersifat Esa. Makanya kalau beribadah jangan mengharapkan apapun kecuali pahalanya adalah Alloh. Dan amal salih yang lain adalah Setiap aktivitas biasakan dengan mengucapkan yang didahului dengan bacaan BASMALAH kaerana itu bisa menjadi ladang pahala bagi kita, Tapi, ada hal yang bisa merusak semuanya itu sombong dan kesyirikan karena termasuk perbuatan yang menduakan Alloh.

Maka jangan sombong saat bisa melakukan ibadah dengan baik karena hal itu bagian dari menduakan Alloh. Ulama berkata :

سيئة تسؤك خير من حسنة تعجبك

Kejelekan (maksiat) yang membuat kamu merasa berdosa (bersalah) itu lebih baik dari pada kebaikan yang membuat kamu bangga (merasa sombong).

Oleh karena itu marilah kita sama –sama berhati-hati dalam beramal usahakan setiap perbuatan atau tindakan hadikar allah sehingga kita termasuk golongan orang orang yang saleh dan beriman kepada allah

 

إِنَّ أَحْسَنَ الكَلاَمِ كَلاَمُ الله الَمَلِكِ العَلاَمِ وَاللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى يَقُوْلُ وَبِقَوْلِهِ يَهْتَدِى المُهْتَدُوْنَ وَإِذَ قُرِئَ القُرْانَ فَاسْتَمِعُوْالَهُ وَاَنْصِنتُوالَعَلَكُمْ تُرْحَمُوْنَ اَعُوْذُ بِا اللهِ مِنْ السَيْطَانِ الرَجِيْم بِسْمِ اللهِ الرَحْمَنِ الرَحِيْمِ …………………………………..

 

بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذْكُرَ الْحَكِيْمَ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَاِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيْمُ, وَأَقُوْلُ قَوْلى هَذَا فَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

 

الخطبة الثانية

اَلحَمْدُ للهِ حَمْدًا كَمَا اَمَرَ. وَأَشْهَدُ اَنْ لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ إِرغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الخَلاَئِقِ وَالبَشَرِ. اَللَّهُمُّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ مَا اتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَاُذُنٌ بِخَبَرٍ , أَمَّا بَعْدُ: فَيَا مَعَاشِرَ الُمسْلِمِيْنَ…… إِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَذَرُوْا الفَوَاخِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا يَطَنَ وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَخُضُوْرِ الجُمُعَةِ وَالجَمَاعَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ  فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ المُسَبِّحَةِ قُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَااَيَّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وِسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجمَعِيْنَ,

اَللَّهُمَّ وَارْضَ عَنِ الخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بِالحَقِّ وَكَانُوْا بِهِ يَعْدِلُوْنَ سَادَاتِنَا أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنْ سَائِرِ أَصْحَابِ نَبِيِّكَ أَجْمَعِيْنَ وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالمُسْلِمِيْنَ وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ, اَللَّهُمَّ انْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ المُسْلِمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَهلِكِ اليَهُوْدَ وَالنَّصَارَى وَالْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ.

اَللَّهُمَّ اَمِنَّا فِى دُوْرِنَا وَأَصْلِحْ وُلاَةَ أُمَوْرِنَا وَاجْعَلِ اللَّهُمَّ وِلاَيَتَنَا فِمَنْ خَافَكَ وَاتَّقَاكَ. اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الغَلاَءَ وَالوَبَاءَ والرِّبَا وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بِلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلاَدِ المُسلِمِينَ العَامَّةً يَارَبَّ العَالَمِينَ.

اللَهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِينَ وَالمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. مَعَاشِرَ المُسلِمِينَ…… إِنَّ اللهَ يَأمُرُ بِالعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى القُربَى وَيَنْهَى عَنِ الفَخْشَاءِ وَالمُنْكَرِ وَالبَغْيِ يَعِظُكُم لَعَلَّكُم تَذَكَّرُوْنَ, فَاذْكُرُوْا اللهَ العَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكبَرُ….

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته