fbpx

Terimlah! Dia Bukan Jodohmu

“Kon iso seneng sopo wae, nek gak wekmu yo gak wekmu!.” (Abi Ihya)

Maknanya: Anda bisa cinta sama siapa saja, tapi kalau bukan jodohmu, ya bukan jodohmu.

Siapa manusia didunia ini yang tak memiliki cinta? Rasa-rasanya semua makhluk yang ada dimuka bumi ini dikaruniai cinta oleh Sang Pemilik Sejati Cinta, terlebih kita sebagai manusia.

Cinta adalah fitrah yang dimiliki oleh tiap manusia, dengan cinta semua yang berantakan akan menjadi rapi tertata, yang nelangsa akan dirasakan bahagia, yang panas akan dirasa teduh, yang keasinan akan berasa nikmat dan lezat, yang membuat capek akan dilakukan dengan enteng dan bahagia.

Cinta bisa mengubah logika, cinta mampu merubah kondisi. Seseorang jika telah benar-benar mencintai Allah akan sulit membedakan antara nikmat dan coba. Seseorang yang sungguh-sungguh mencintai Rasulullah, akan tanpa terasa membayangkan sosoknya dimana-mana, sampai menitikkan air mata kerinduan yang menyala.

Segala makhluk secara pasti dicipta dua-dua, yang satu hanyalah Ia azza wajalla, tentu saja manusia pun diciptakan dua, yakni lelaki dan wanita, yang kemudian mereka diberi modal besar yakni kasih sayang, cinta dan ketenangan, yang lalu mereka proses itu semua dalam rajutan suci pernikahan, bukan untuk apa-apa, hanya demi tujuan ibadah dan mengikuti Kinasih pilihan.

Sejatinya, seseorang tidak perlu mencemaskan siapa nanti yang akan menjadi permaisuri atau kekasih idaman, hanya saja selalu mesti ada ikhtiar dalam proses menemukan. Namun, tak perlu risau jika ia yang bagimu akan menjadi kekasih idaman, ada cara yang indah dan mengaggumkan bagi kalian berdua untuk dipertemukan, jika tidak, maka simpel saja bahwa ia bukan jodoh bagimu wahai kawan.

Kita bisa tetiba merasakan cinta kepada siapa saja, tapi jodoh adalah urusan Tuhan. Meski tentu saja harus dibarengi usaha dan ikhtiar dalam menemukan jodoh kita.

Jodoh adalah penyatuan dua hal dengan kriteria yang sangat bertolak belakang, satu lelaki satu wanita, dengan karakternya sendiri-sendiri, maka hal ini adalah Kuasa Tuhan yang demikian menawan.

Satu hal yang pasti bahwa, kita tidak akan pernah rugi dalam memasang kriteria kesalehan bagi calon pendamping kehidupan kita, satu kelompok menikah tersebab harta, satu kelompok menikah gegara nasab, satu kelompok menikah karena parasnya yang menawan, namun Sang Kinasih lebih memprioritaskan sisi kesalehan ketimbang itu semua, jika orang seperti itu ada disekitarmu semoga saja dia adalah jodohmu. Namun, fokuslah pada perbaikan dan pemantasan diri ketimbang fokus dalam pencarian yang tak henti-henti, sebab katanya, lelaki yang saleh teruntuk wanita salehah dan wanita salehah teruntuk lelaki yang saleh.

Wallahu a’lam.