fbpx

Tenangkan Diri

Sejenak Pagi | Romadhon 13 TENANGKAN DIRI

Suatu ketika Guru melakukan perjalanan mengunjungi beberapa kota bersama muridnya. Sesaat sebelum memasuki kota pertama, ia beristirahat di bawah sebuah pohon yang rindang. Di sekitar tempat mereka beristirahat itu, ada sebuah danau kecil

Guru kemudian meminta muridnya mengambil air untuk minum dari danau tersebut. Saat itu di danau sedang banyak warga yang mencuci pakaian sambil bermain di air. Air danau tersebut menjadi keruh. Murid itu lalu kembali ke tempat gurunya lalu berkata, ‘Air di danau itu sangat keruh dan banyak orang yang mencuci pakaian di sana. Izinkan aku pergi ke tempat lain mencari air.’

Guru lalu menyuruh muridnya untuk beristirahat bersamanya di bawah pohon itu. Setelah beberapa saat, ia menyuruh muridnya kembali ke danau untuk mengambil air lagi.

Ketika si murid kembali ke danau, sudah tidak ada orang yang mencuci pakaian. Air danau pun sudah jernih karena kotorannya telah mengendap ke dasar danau. Si murid itu pun mengambil air dan mengantarkannya pada gurunya.

Guru lalu berkata, ‘Air keruh di danau seperti pikiran manusia ketika stres. Sementara, air yang jernih seperti pikiran manusia ketika tenang. Terkadang jalan terbaik untuk menjernihkan pikiran adalah dengan bersabar.’

Seperti kata-kata Guru dalam contoh cerita inspiratif singkat tadi, jalan terbaik menjernihkan pikiran adalah sabar. Ketika berpikir, otakmu bekerja keras yang diibaratkan seperti orang yang mencuci di danau tadi. Hasilnya, stress dan penat seperti air keruh.

Jadi jika kita merasa penat dengan keseharian, ada baiknya kita sabar dan tenang. Sambil selonjor istirahat membaca/mendengarkan Al Qur’an, membaca/mendengar Sholawatan, atau membaca artikel contoh cerita singkat yang inspiratif seperti ini.

Hari ke 13 Bulan Romadhon, cobalah kita diam diri sejenak, bukankah saat ini WFH, ada waktu untuk muhasabah diri membuang sampah2 pikiran dan hati, ada waktu banyak ketemu Alloh Ta’ala dan keluarga utk berkasih sayang penuh cinta.
Buat seolah olah ini hari terakhir di dunia.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Kita tinggkatkan terus ibadah kita kpd Alloh Ta’ala.
Semoga pandemi covid ini segera berlalu.
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Dalam lindungan dan Rahmat Alloh Subhanahu wata’ala. Menjadi hamba yang Bahagia, membahagiakan orang lain dan senantiasa bersyukur.
Semoga Alloh Ta’ala mengampuni dosa dan kesalahan kita.
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

www.sejenakpagi.info
@sejenakpagi.official
😊❤👍