Romadhon 30

Romadhon 30
PENENTUNYA ADA DI “GARIS FINISH BUKAN STARTNYA”

Dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan,

“Bahwa nilai amal itu ditentukan oleh bagian penutupnya.”
(HR. Ahmad 22835, Bukhari 6607 dan yang lainnya).

Karena itu, perjuangan besar seharusnya kita lakukan ketika kita berada di penghujung amalan. Termasuk ketika di penghujung ramadhan.

Al-Hafidz Ibnu Rajab mengatakan,

“Wahai para hamba Alloh, sungguh bulan Romadhon ini akan segera pergi dan tidaklah tersisa waktunya kecuali sedikit. Karena itu, siapa saja yang telah beramal baik di dalamnya hendaklah dia menyempurnakannya dan siapa saja yang telah menyia-nyiakannya hendaklah ia mengakhirinya dengan yang terbaik.”

Ujung terbaik, itulah kesuksesan orang baik…

Ibnul Jauzi menjelaskan,
Al-Imam Ibnu Al-Jauziy rahimahulloh berkata :
“Seekor kuda pacu jika sudah berada mendekati garis finish, dia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar meraih kemenangan, karena itu, jangan sampai kuda lebih cerdas darimu.. Sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya.. Karena itu, ketika kamu termasuk orang yang tidak baik dalam penyambutan, semoga kamu bisa melakukan yang terbaik saat perpisahan.”

Hasan al-Bashri mengatakan,
“Perbaiki apa yang tersisa, agar kesalahan yang telah lalu diampuni. Manfaatkan sebaik-baiknya apa yang masih tersisa, karena kamu tidak tahu kapan rahmat Alloh itu akan dapat diraih.”

Abu Bakr as-Shiddiq berdoa kepada Alloh Ta’ala,
Ya Alloh, jadikan usia terbaikku ada di penghujungnya, amal terbaikku ada di penutupnya, dan hari terbaikku, ketika aku bertemu dengan-Mu. (HR. Ibnu Abi Syaibah 30124).

Ya Alloh jadikanlah sebaik-baik amal kami pada penutupannya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin