Cahaya Fajar | Inilah Profesi Mulia

โ˜˜๐ŸŒฟโ˜˜๐ŸŒฟโ˜˜๐ŸŒฟโ˜˜๐ŸŒฟโ˜˜๐ŸŒฟโ˜˜๐ŸŒฟโ˜˜
CAHAYA FAJAR | INILAH PROFESI MULIA
oleh | AMS

Salah satu profesi yang disebut oleh nabi dalam sebuah pandangan kemuliaan adalah profesi guru. Sebagaimana disampaikan oleh Nabi yang mulia bahwa beliau diutus ke muka bumi ini adalah sebagai seorang guru yang bertugas untuk menyebarkan nilai-nilai kemuliaan dari Tuhan untuk kebaikan kehidupan manusia di dunia melalui kemuliaan akhlaq. Rasulullah bersabda :

ุนูŽู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจู’ู†ู ุนูŽู…ู’ุฑููˆ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฐูŽุงุชูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุถู ุญูุฌูŽุฑูู‡ู ููŽุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏูŽ ููŽุฅูุฐูŽุง ู‡ููˆูŽ ุจูุญูŽู„ู’ู‚ูŽุชูŽูŠู’ู†ู ุฅูุญู’ุฏูŽุงู‡ูู…ูŽุง ูŠูŽู‚ู’ุฑูŽุกููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ูˆูŽูŠูŽุฏู’ุนููˆู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุฃูุฎู’ุฑูŽู‰ ูŠูŽุชูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ููˆู†ูŽ ูˆูŽูŠูุนูŽู„ู‘ูู…ููˆู†ูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูƒูู„ู‘ูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฎูŽูŠู’ุฑู ู‡ูŽุคูู„ูŽุงุกู ูŠูŽู‚ู’ุฑูŽุกููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ูˆูŽูŠูŽุฏู’ุนููˆู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ููŽุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุฃูŽุนู’ุทูŽุงู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ู…ูŽู†ูŽุนูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‡ูŽุคูู„ูŽุงุกู ูŠูŽุชูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ููˆู†ูŽ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุจูุนูุซู’ุชู ู…ูุนูŽู„ู‘ูู…ู‹ุง ููŽุฌูŽู„ูŽุณูŽ ู…ูŽุนูŽู‡ูู…ู’

Dari Abdullah bin Amru ia menceritakan bahwa suatu hari Rasulullah Saw masuk ke masjid. Di dalam masjid ada dua kelompok sahabat sedang berkumpul-kumpul. Kelompok pertama sedang membaca Al-Quran dan berdoa, sementara kelompok kedua sedang melakukan kegiatan belajar mengajar. Melihat pemandangan indah tersebut Nabi Saw bersabda:ย โ€œMereka semua berada dalam kebaikan. Kelompok pertama membaca Al-Quran dan berdoa kepada Allah, jika Allah berkehendak Dia akan memberi (apa yang mininta) mereka. Sementara kelompok yang kedua belajar mengajar, dan sesungguhnya aku diutus sebagai seorang guruโ€.ย Kemudian Rasulullah Saw duduk dan bergabung bersama kelompok yang kedua.ย (HR. Ibnu Majah No 225)

Mengapa dikatakan profesi mulia? Karena setidaknya tiga alasan, yang pertama karena nabi memilih profesi ini dalam pilihannya dan sekaligus menegaskan bahwa beliau diutus sebagai seorang guru. Kedua, karena profesi ini yang akan membawa perubahan kebaikan pada diri manusia dan kehidupan. Bangunan peradaban dimulai dari proses pengajaran ilmu yang dilakukan oleh seorang guru. ketiga karena kemuliaan manusia terletak pada derajat ilmu yang dikaruniakan pada dirinya semenjak awal penciptaan sehingga malaikat diminta bersujud pada Nabi Adam sebagai bapak manusia karena ilmu. Sehingga apabila seseorang menguasai ilmu maka menjadikan tinggi derajat dirinya.

Dipercaya bahwa pasca jepang mengalami kehancuran akibat bom atom di Hirosima dan nagasaki pada tahun 1945, Kaisar Hirohito (bertahta dari tahun 1926-1989)ย memerintahkan menteri pendidikannya untuk mendata kembali dan mengumpulkan para Kyoshi (atau Sensei, panggilan untuk seorang guru) untuk diajak terlibat aktif membangun kembali negerinya yang telah porak poranda akibat perang dan pengeboman itu. Kaisar memberikan arahan bahwa untuk membangun kembali negeri jepang agar dapat segera bangkit dan mampu menguasai dunia kembali maka haruslah bermula dari dunia pendidikannya karena pendidikan adalah pondasi utama membangun peradaban dan lembaga pertama yang berinteraksi dengan generasi sehingga diharapkan mampu membangkitkan semangat generasi untuk kembali bangkit dengan menguasai berbagai kompetensi penting yang dibutuhkan di masa depan. Pemeran utama dalam upaya bangkit kembali itu adalah para guru, karena guru yang akan menyampaikan pesan-pesan perubahan dan progresifitas menuju bangsa maju berwibawa. Sehingga para guru haruslah orang terbaik dari generasi dengan kompetensi yang tentunya harus lebih baik dibandingkan lainnya.

Seorang guru adalah mata generasi, hati, telinga dan kaki generasi. Mereka yang akan mengarahkan generasi untuk dapat melihat dunia saat ini dengan cara pandang yang berbeda dan memandang masa depan dengan penuh keyakinan dan inspirasi. Keberadaannya di tengah-tengah generasi sebagai teladan serta pemberi semangat dan motivasi untuk mengarahkan mimpi-mimpi besar generasi agar mudah tercapai. Sehingga kompetensi seorang guru adalah memiliki informasi yang banyak dan konprehensif atas berbagai hal terlebih ilmu yang dikuasainya melalui proses membaca dan pengalaman lapangan. Seoranga guru haruslah memiliki kepekaan hati yang tinggi sehingga mampu menangkap pesan tersembunyi di balik setiap peristiwa yang bermakna bagi proses pembelajaran melalui latihan spiritualitas dengan mengoptimalkan waktu malam hari sebagai media taqarrub dan kekuatan dzikir untuk melembutkan hati.

Seorang guru adalah penyampai pesan-pesan perubahan ke arah kebaikan maka sudah sepatutnya seorang guru menjadi teladan kebaikan yang memberikan contoh dan pengamal pertama sebelum disampaikan kepada orang lain baik dalam amal ibadahnya kepada Allah dan ketaatannya atas nilai-nilai kebaikan. Serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik dalam menyampaikan pesan dengan penuh pembimbingan, kesabaran, kemudahan, kelembutan serta semangat yang sungguh-sungguh demi tercapainya maksud dan tujuan pesan kebaikan. Hal demikian ditegaskan oleh Nabi saw dalam sabdanya :

ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฃู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุจู’ุนูŽุซู’ู†ููŠ ู…ูุนูŽู†ู‘ูุชู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ู…ูุชูŽุนูŽู†ู‘ูุชู‹ุง ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ุจูŽุนูŽุซูŽู†ููŠ ู…ูุนูŽู„ู‘ูู…ู‹ุง ู…ููŠูŽุณู‘ูุฑู‹ุง

Rasulullah Saw bersabda: โ€œAllah tidak mengutusku sebagai orang yang kaku dan keras akan tetapi mengutusku sebagai seorang pendidik dan mempermudahโ€.ย (HR. Muslim No 2703)

Adalah Rasulullah saw sebagai sebaik-baiknya guru pengajar kebaikan yang mendampingi ummat dengan penuh kelembutan dan kesabaran selayaknya sebagai orang tua atas anak-anaknya, sekaligus mampu memperlakukan setiap muridnya sebagai sahabat, teman, yang dengannya beliau saling bertukar pikiran tanpa membeda-bedakan kasta, golongan dan level. Hal ini tampak pada penggunaan istilah “sahabat” untuk penyebutan pada siapa saja yang hidup semasa dengan beliaunya. Hal ini menandakan bahwa nabi memandang setiap orang adalah memiliki posisi yang sama dalam hubungannya dengannya dan antara mereka, dengan harapan pula bahwa setiap orang memiliki kedekatan dan kepedulian yang sama antara mereka. Dengan perlakuan yang demikian menjadikan para sahabat ini memiliki loyalitas yang tinggi pada Rasulullah saw serta kedekatan yang kuat sebagai modal dasar dalam membangun kekuatan ukhuwah ummat. Sehingga setiap perkara apapun yang dialami oleh para sahabat pasti secara terbuka disampaikannya kepada Nabi untuk arahan mendapat pembimbingan darinya. Mengenai sikap pengajaran nabi yang sangat agung ini, digambarkan oleh Muawiyah bin Hakam bahwa :

ู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ู…ูุนูŽู„ูู‘ู…ุงู‹ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ู ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ูŽ ุชูŽุนู’ู„ููŠู’ู…ุงู‹ ู…ูู†ู’ู‡ู

โ€œBelum pernah aku melihat sebelum dan sesudahnya orang yang lebih baik pengajaranya selain beliau (Nabi Muhammad Saw)โ€

Demikian pula diriwayatkan dari Abu Dawud bahwa disebutkan pula tentang bagaimana pandangan para sahabat tentang pengajaran Rasulullah saw :

ููŽู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ู…ูุนู‹ู„ู‘ูู…ุงู‹ ู‚ูŽุทู‘ูŒ ุฃูŽุฑู’ููŽู‚ู ู…ูู†ู’ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…

โ€œAku belum pernah melihat seorang pendidik yang lebih santun dari Rasulullah Sawโ€ย (HR. Abu Dawud No 931)

Kesantunan menjadi modal utama dalam proses pengajaran dan pembimbingan pada ummat. Baik kesantunan ucapan maupun tindakan yang tidak mudah menyalahkan orang lain, menjauhkan diri dari kata-kata kasar, tidak mudah memberikan label negatif baik terhadap murid atau orang lain. Seorang guru yang baik akan mengajarkan pada murid-muridnya untuk menghargai berbagai perbedaan pendapat yang ada dengan memberikan pengalaman keluasan berpikir serta mendorong terciptanya ukhuwah diantara kaum muslimin, sekalipun berbeda pendapat dan menjauhkan diri dari pelabelan buruk pada sesama kaum muslimin dengan sebutan yang dapat menyakitkan hati dan perasaan. Karena guru adalah teladan bagi generasi yang sikap dan ucapannya akan ditiru oleh murid. Sebagaimana akronim guru, yaitu seseorang yang di gugu (di dengarkan dan diikuti pikirannya) dan ditiru setiap tindakannya.

Semoga kita mampu menjadi seorang guru teladan kebaikan yang menginspirasi perubahan bagi generasi dan menjadikan ilmu yang disampaikan bernilai kemanfaatan di dunia dan akhirat. Semoga Allah menjadikan ilmu ini sebagai jalan menuju ridhoNya. Aamiiin

————————————————–
by : Akhmad Muwafik Saleh. 10.10.2019
————————————————–
๐Ÿ€๐ŸŒผ๐ŸŒนโ˜˜๐ŸŒท๐Ÿƒ๐Ÿ‚โค๐ŸŒผโ˜˜

#pesantrenmahasiswa
#tanwiralafkar
#sentradakwah
#pesantrenleadership
#motivatornasional
#penulis_buku_hatinurani

Klik web kami :
www.insandinami.com

๐Ÿ™ AYO SHARE DAN VIRALKAN KEBAIKAN