Sejenak Pagi | Ilmu offline atau online

Ilmu itu mesti dikejar. Makin dikejar, makin cinta itu ilmu pada kita. Makin serius kita belajar, makin dekat pada hasilnya yaitu keajaiban.

Online adalah fasilitas. Tapi banyak yang tidak bisa tergantikan dengan menghadirinya secara offline. Itulah makanya sholat jumat tidak bisa online. Dia harus offline, walaupun bisa dengarkan khutbah jumat dari speaker masjid atau rekamannya. Betul apa betul?

Posisi menuntut ilmu di sisi Alloh Ta’ala, itu lebih tinggi dari ibadah biasa.

Banyak hadits menyebutkan demikian, mari kita belajar dari salah satu hadits ini:

Dari Abu Dzar berkata: Rasululloh shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepadaku: “Hai Abu Dzar, keluarmu dari rumah pada pagi hari untuk mempelajari satu ayat dari kitab Alloh itu lebih baik daripada engkau mengerjakan shalat seratus rakaat”
(H.R. Ibu Majah: 215).

Redaksinya adalah “keluar dari rumah”.
Kita bisa ambil hikmah, bahwa ini adalah offline.

Mari saudara dan sahabatku kita mengambil berkah ilmu. Agar Alloh Ta’ala memuliakan kita di dunia dan akhirat.

Hadits di atas meletakkan ilmu di atas 100 rakaat sholat.

Apa maknanya?

Ilmu itu bermakna kualitas. Makin berilmu makin berkualitas.

Sholat tentu bagus. Tapi sholat yang berkualitas, jauh lebih bagus. Ilmu menambah kualitas sholat kita menjadi jauh lebih baik.

Semoga kita terus bisa istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta’ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta’ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

www.sejenakpagi.info
😊❤👍