Sejenak Pagi #416 | Apakah Makna Syukur

Sejenak Pagi #416 | Apakah Makna Syukur

Makna Syukur, Syukur secara bahasa,

“Syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut”. Atau dalam bahasa Indonesia, bersyukur artinya berterima kasih.

 

Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu enggan menyadari atau bahkan mengingkari bahwa nikmat yang ia dapatkan adalah dari Alloh Ta’ala. Semisal Qarun yang berkata,

“Sungguh harta dan kenikmatan yang aku miliki itu aku dapatkan dari ilmu yang aku miliki”

(QS. Al-Qashash: 78).

 

Syukur Adalah Salah Satu Sifat Alloh Ta’ala

Ketahuilah bahwa syukur merupakan salah satu sifat dari sifat-sifat Alloh yang husna. Yaitu Alloh pasti akan membalas setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya, tanpa luput satu orang pun dan tanpa terlewat satu amalan pun. Alloh Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya Alloh itu Ghafur dan Syakur”

(QS. Asy-Syura: 23).

 

Seorang ahli tafsir, Imam Abu Jarir Ath-Thabari, menafsirkan ayat ini dengan riwayat dari Qatadah, “Ghafur artinya Alloh Maha Pengampun terhadap dosa, dan Syakur artinya Maha Pembalas Kebaikan sehingga Alloh lipat-gandakan ganjarannya”

(Tafsir Ath Thabari, 21/531).

 

Dalam ayat yang lain, Alloh Ta’ala berfirman,

“Alloh itu Syakur lagi Haliim”

(QS. At-Taghabun: 17).

 

Ibnu Katsir menafsirkan Syakur dalam ayat ini, “Maksudnya adalah memberi membalas kebaikan yang sedikit dengan ganjaran yang banyak”

(Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim, 8/141).

 

Sehingga orang yang merenungi bahwa Alloh adalah Maha Pembalas Kebaikan, dari Rabb kepada Hamba-Nya, ia akan menyadari bahwa tentu lebih layak lagi seorang hamba bersyukur kepada Rabb-Nya atas begitu banyak nikmat yang ia terima.

 

Syukur Adalah Sifat Para Nabi

Senantiasa bersyukur dan berterima kasih kepada Alloh atas limpahan nikmat Alloh, walau cobaan datang dan rintangan menghadang, itulah sifat para Nabi dan Rasul Alloh yang mulia. Alloh Ta’ala berfirman tentang Nabi Nuh ‘Alaihissalam,

Makna Syukur, “(Yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya Nuh adalah hamba yang banyak bersyukur”

(QS. Al-Isra: 3).

Baca Juga : Sejenak Pagi #415 | Si Tukang Gorengan

Alloh Ta’ala menceritakan sifat Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam,

“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Alloh dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik, Dan ia senantiasa mensyukuri nikmat-nikmat Alloh, Alloh telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus”

(QS. An-Nahl: 120-121).

 

Dan inilah dia sayyidul anbiya, pemimpin para Nabi, Nabi akhir zaman, Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam, tidak luput dari syukur walaupun telah dijamin baginya surga. Diceritakan oleh Ibunda ‘Aisyah Radhiallahu’anha,

“Rasululloh Shallallahu’alaihi Wasallam biasanya jika beliau shalat, beliau berdiri sangat lama hingga kakinya mengeras kulitnya. ‘Aisyah bertanya, ‘Wahai Rasululloh, mengapa engkau sampai demikian? Bukankan dosa-dosamu telah diampuni, baik yang telah lalu maupun yang akan datang? Rasululloh besabda: ‘Wahai Aisyah, bukankah semestinya aku menjadi hamba yang bersyukur?’”

(HR. Bukhari no. 1130, Muslim no. 2820).

 

Syukur Adalah Ibadah

Alloh Ta’ala dalam banyak ayat di dalam Al-Qur’an memerintahkan manusia untuk bersyukur kepada-Nya. Maka syukur adalah ibadah dan bentuk ketaatan atas perintah Allah. Alloh Ta’ala berfirman,

“Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar”

(QS. Al Baqarah: 152)

 

Alloh Ta’ala juga berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Alloh, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah”

(QS. Al Baqarah: 172).

 

Maka bersyukur adalah menjalankan perintah Alloh Ta’ala dan enggan bersyukur serta mengingkari nikmat Alloh Ta’ala adalah bentuk pembangkangan terhadap perintah Alloh Ta’ala.

 

Makna Syukur, Semoga kita menjadi manusia yg mensyukuri nikmat Alloh, menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin