Sejenak Pagi #414 | Di Mana Keindahan Itu Berada

Sejenak Pagi #414 | Di Mana Keindahan Itu Berada

DIMANA KEINDAHAN, Pada tahun 2007, The Washington Post pernah melakukan sebuah eksperimen yang cukup menarik. Mereka meminta seorang pemain biola ternama, Joshua Bell, untuk menunjukkan kebolehannya di sudut sebuah stasiun.

 

Tidak tanggung-tanggung, sang violinis mempersembahkan lagu yang paling sulit dimainkan berjudul Chaconne, Partita No 2 in D Minor karya maestro Bach. Biola yang digunakan pun tidak main-main, yaitu biola termahal miliknya yang nyaris sempurna menghasilkan nada paling merdu.

 

Bagaimana hasilnya? Selama satu jam permainannya, dengan lebih dari seribu orang yang melewati jalan tersebut, namun hanya tujuh orang saja yang berhenti sejenak dan menikmati sajian indah dan gratis itu.

 

Padahal, tiga hari sebelumnya Joshua Bell baru saja menggelar pertunjukan tunggal di sebuah teater musik yang kursi penontonnya terjual habis meski seharga seratus dolar!

 

Eksperimen ini dilakukan untuk membuktikan kepada kita semua, bahwa sebenarnya keindahan itu dapat dengan mudah kita temui di mana saja. Namun, terkadang justru kita yang tidak menyadari.

 

Berapa banyak keindahan yang kita lewati. Kita menyangka tak ada sesuatu yang berharga, padahal kenyataannya adalah kita yang tidak peduli. Hanya karena permainan biola itu dibawakan di stasiun, bukan berarti menjadi kehilangan keanggunannya.

 

Mari kita mulai belajar menghargai. Temukanlah segala keindahan yang Alloh Ta’ala ciptakan. Karena dalam hadits riwayat Al-Imam Muslim disebutkan,

 

“Sesungguhnya Alloh Maha Indah dan mencintai keindahan.”

 

DIMANA KEINDAHAN,  Maka pastilah dalam segala sesuatu terdapat keindahan. Karena segala sesuatu merupakan ciptaan Alloh Ta’ala. Tugas kita adalah menemukannya.

Baca Juga : Sejenak Pagi #413 | Dirgahayu Indonesia

Sadarilah bahwa apapun yang kita temukan di tempat kerja, sebetulnya punya keindahannya sendiri. Mungkin karena kita yang terlalu banyak mengeluh, sehingga tidak menyadarinya.

 

Rasakanlah dalam wajah-wajah anggota keluarga kita di rumah, tersimpan keindahan yang kita butuhkan. Hanya saja waktu kita habis untuk smartphone, sehingga tak bisa merasakannya.

 

Bahkan pada lantunan ayat-ayat Al-Quran, terkandung keindahan yang sangat menentramkan hati bagi pembaca maupun pendengarnya. Sebagaimana tersebut dalam Surat Hud ayat 1,

 

“Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi (indah) serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Alloh) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu.”

 

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kpd Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

 

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna

DIMANA KEINDAHAN, Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin