Sejenak Pagi #364 | Romadhon 25

Sejenak Pagi #364 | Romadhon 25

Romadhon 25, Saudaraku,

Aku akan pulang…

 

Sudah di hari ke-25 aku bertamu, namun sering kali aku ditinggal sendirian.

 

Walau sering dikatakan istimewa namun perlakuanmu tak luar biasa.

 

Oleh-olehku nyaris tak kau sentuh.

 

Alquran hanya dibaca sekilas, kalah dengan update status smartphone dan tontonan.

 

Shalat tak lebih khusyu, kalah bersaing dengan ingatan akan lebaran.

 

Tak banyak kau minta ampunan, karena sibuk menumpuk harta demi THR dan belanjaan.

 

Romadhon 25, Malam dan siang mu tak banyak dipakai berbuat kebajikan, kalah dengan bisnis yang sedang panen saat Romadhon.

Baca Juga : Sejenak Pagi #363 | Romadhon 24

Tak pula banyak kau bersedekah, karena khawatir tak cukup buat mudik dan liburan.

 

Saudaraku, aku seperti tamu yang tak diharapkan. Hingga, sepertinya tak kan menyesal kau kutinggalkan.

 

Padahal aku datang dengan kemuliaan, seharusnya tak pulang dengan kesiaan.

 

Percayalah, Aku pulang belum tentu kan kembali datang…

Sehingga seharusnya kau menyesal telah menelantarkan.

 

Masih ada beberapa hari lagi kita bersama, Semoga kau sadar sebelum aku benar-benar pulang…

 

“Karena TIDAK ADA JAMINAN umurmu akan bertemu lagi, di Romadhon yang akan datang”

 

Saudaramu,

ROMADHON

 

Semoga disisa Romadhon ini kita bisa mengoptimal ibadah (sholat, sodaqoh dll nya)  dan memperoleh lailatur qodar.

 

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna

Romadhon 25, Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin