Sejenak Pagi #325 | Kenapa Kita Dipertemukan

Sejenak Pagi #325 | Kenapa Kita Dipertemukan

Pernahkah berpikir kenapa kita dipertemukan?

 

Alloh mempertemukan kita untuk satu alasan.

Entah untuk memberi atau menerima.

Entah untuk belajar atau mengajarkan.

Entah untuk bercerita atau mendengarkan.

Entah untuk sesaat atau selamanya.

Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya.

Semua tidak ada yang sia-sia dan kebetulan, karena Alloh Ta’ala yang mempertemukan.

 

Hidup kita saling bertaut, bersinggungan.

Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas do’a-do’a sahabat kita, sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas do’a-do’a kita.

Jika sudah menjadi takdir Alloh Ta’ala, meski dengan jarak beribu-ribu kilometer kita tetap akan dipertemukan, dalam satu ikatan bernama “Ukhuwah”.

 

Di sini, selalu membuatku ingin tetap tinggal, di dalam hati dan do’a-do’a sahabat. Sampai detik ini kita hebat. Detik berikutnya terserah, semoga makin hebat

 

Saudara dan sahabatku…

Jika di akhirat nanti tidak kalian temukan aku di dalam syurga bersama kalian, maka bertanyalah kepada Alloh Ta’ala di mana aku, dan mohonlah kepada-Nya agar aku dimasukkan ke dalam Syurga bersama kalian.

Baca Juga : Sejenak Pagi #324 | Surat Al Kahfi

Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Apabila penghuni syurga telah masuk ke dalam syurga, lalu mereka tidak menemui sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu sewaktu di dunia. Mereka pun bertanya kepada Alloh Ta’ala tentang sahabat mereka, “Ya Rabb, kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami.”

Lalu Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “Pergilah kamu ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarah.”

(HR. Ibnul Mubarok)

 

Semoga persahabatan ini karena Alloh Ta’ala.

Persahabatan ini kekal di dunia & akhirat.

Semoga dengan ridho Alloh Ta’ala kita ditemukan dalam surgaNya Alloh Ta’ala.

 

kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kepada Alloh Ta’ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berpikir dan berbuat baik dan benar.

 

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin